PERBANDINGAN PENGARUH PENGGUNAAN TERAPI INDIVIDU, TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK DAN KOMBINASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ PROF DR SOEROYO MAGELANG
Oleh :
Noviandy Radhika Budi
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya perbedaan pengaruh penggunaan tiga jenis terapi yang diberikan kepada pasien skizofrenia dalam mencapai kemampuan mengontrol halusinasi, yaitu terapi individu, terapi aktivitas kelompok dan kombinasi Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik eksperimental dengan Randomized Control Trial (RCT). Data dalam penelitian ini yaitu kemampuan pasien setelah diberikan terapi dalam bentuk ya atau tidak, selanjutnya dirubah ke dalam bentuk angka 0 untuk tidak dan 1 untuk ya. Sampel diambil dari semua pasien halusinasi yang ditemukan dan dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan dengan cara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi sebelum dan sesudah diberikan terapi (Pre Post Test). Data yang dipakai untuk analisa yaitu data post test dikurangi dengan data pre test. Analisa dilakukan dengan mendeskripsikan data masing-masing kelompok perlakuan dalam bentuk mean dan standar deviasi, menguji kemaknaan statistik ketiga kelompok perlakuan dan menguji kemaknaan statistik antara pasangan terapi. Analisa pertama, didapatkan hasil mean terapi individu 14,53, terapi aktivitas kelompok 12,47 dan terapi kombinasi 13,43. Analisa kedua dengan Kruskal-Wallis, diperoleh hasil bahwa mean masing-masing terapi berbeda secara bermakna (p < 0,001) pada nilai  (0,05). Analisa ketiga dengan Mann-Whitney didapatkan hasil untuk pasangan terapi individu dengan terapi ativitas kelompok mempunyai perbedaan mean yang bermakna (p < 0,001), pasangan terapi individu dengan terapi kombinasi mempunyai perbedaan mean yang bermakna (p = 0,023) dan pasangan terapi aktivitas kelompok dengan terapi kombinasi mempunyai perbedaan mean yang tidak bermakna (p = 0,132), analisa ketiga menggunakan  2-tailed (0,025). Ditarik kesimpulan bahwa terapi individu merupakan terapi yang ideal untuk pasien skizofrenia dengan halusinasi, pilihan terapi kedua yaitu terapi aktivitas kelompok, sedangkan terapi kombinasi tidak direkomendasikan dilakukan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi berdasar dengan prinsip efektifitas dan efisiensi tindakan. Kata kunci: terapi individu, terapi aktivitas kelompok, terapi kombinasi, skizofrenia, halusinasi. Pustaka: 39 buku, tahun 1992-2009 ABSTRAK This study aims to examine the effects of differences in the use of three types of therapy given to patients with schizophrenia in achieving the ability to control hallucinations, ie individual therapy, group activities therapy and combination. This research uses experimental analytic approach with Randomized Control Trial (RCT). The data in this study the ability of patients after therapy is given in the form of yes or no, then changed into the form of numbers, 0 for no and 1 for yes. Samples taken from all patient found hallucination and divided into 3 treatment groups by random. The data was collected by observation before and after therapy is given (Pre Post Test). The data used for the analysis of the data is reduced with post test pre test data. The analysis carried out by the data describing each treatment group in the form of mean and standard deviation, test the meaning of statistics third treatment group and test the meaning of statistics between couples therapy. The first analysis, the mean results obtained 14.53 individual therapy, 12.47 group activity therapy and 13.43 combined therapy. The second analysis with the Kruskal-Wallis, obtained the result that the mean of each treatment were significantly different (p <0.001) in  (0.05). The third analysis with the Mann-Whitney obtained the results for pairs of individual therapy with therapy group activity has a significant mean difference (p <0.001), pairs of individual therapy with combination therapy had a significant mean difference (p = 0.023) and pairs group activity therapy with therapy combination had a mean difference is not significant (p = 0.132), a third analysis using 2-tailed (0,025). Concluded that individual therapy is an ideal therapy for schizophrenia patients with hallucinations, the second treatment option is a group activity therapy, while combination therapy is not recommended in patients with schizophrenia based on the principle of hallucinations effectiveness and efficiency measures. Keywords: individual therapy, group activity therapy, combination therapy, schizophrenia, hallucinations. Library: 39 books, years 1992-2009
[ pdf ]

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.