PENGARUH VARIASI RASIO PELARUT DAN WAKTU PERENDAMAN TERHADAP KADAR KURKUMINOID, TOTAL FENOL, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA OLEORESIN RIMPANG TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB.) DENGAN PENGERINGAN CABINET DRYER
Oleh :
Hisyam Nasser
Temulawak mengandung oleoresin yang sangat bermanfaat dalam industri farmasi dan makanan. Mengingat kualitas oleoresin yang ada di pasaran masih rendah, maka perlu adanya penelitian metode ekstraksi yang efisien dan efektif untuk menghasilkan oleoresin yang berkualitas tinggi. Dengan dilakukan penelitian ini diharapkan dapat diketahui teknik yang tepat dalam ekstraksi oleoresin temulawak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi rasio pelarut dan waktu perendaman terhadap mutu oleoresin temulawak. Mutu oleoresin rimpang temulawak ditentukan berdasarkan kadar kurkuminoid, total fenol, dan aktivitas antioksidan pada oleoresin rimpang temulawak yang dihasilkan. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Oleoresin temulawak dibuat dengan mengekstrak bubuk temulawak dengan metode maserasi yang kemudian dilakukan pemisahan bahan dan pelarut dengan menggunakan Rotary Vacuum Evaporator. Penelitian didesain dan dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor dengan tiga kali pengulangan. Variabel yang digunakan antara lain rasio Pelarut: 1:3, 1:5, 1:7 (b/v) dan waktu perendaman: 18, 24, 30 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar rasio pelarut dan semakin lama waktu perendaman maka semakin besar kadar kurkuminoid, total fenol, dan aktivitas antioksidan yang dihasilkan. Kombinasi perlakuan 1:7 (b/v) 30 jam merupakan proses ekstraksi yang paling efektif dalam menghasilkan senyawa aktif temulawak dibanding dengan kombinasi perlakuan yang lain. Kadar kurkuminoid yang diperoleh sebesar 5,670 mg/100 ml, total fenol 7,080 mg/100 ml, dan aktivitas antioksidan 63,149%. Kata kunci : Oleoresin temulawak, aktivitas antioksidan, kurkuminoid, total fenol, rasio pelarut, waktu perendaman, cabinet dryer
[ pdf ]

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.