BAHASA JAWA DALAM LAGU LANGGAM JAWA KARYA KI NARTO SABDO (SUATU KAJIAN STILISTIK PRAGMATIK)
Oleh :
Sri Wijayanti
ABSTRAK Bahasa Jawa dalam Lagu Langgam Jawa Karya Ki Narto Sabdo (Suatu Kajian Stilistik Pragmatik). Jurusan Sastra Daerah. Fakultas Sastra dan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2009. Permasalahan dalam penelitian ini ada tiga hal, yaitu (1) Bagaimanakah bentuk gaya bahasa dalam langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo, (2) Bagaimanakah fungsi tuturan langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo, dan (3) Bagaimanakah maksud tuturan langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo. Tujuan penelitian ini adalah , (1) mendeskripsikan bentuk gaya bahasa dalam lagu langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo, (2) mendeskripsikan fungsi tuturan dalam lagu langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo, dan (3) mendeskripsikan maksud tuturan dalam lagu langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo. Secara teoretis penelitian ini bermanfaat menambah khasanah teori linguistik, terutama mengenai kajian pragmatik bahasa Jawa. Secara praktis penelitian ini bermanfaat bagi para seniman sebagai motivasi dalam rangka menciptakan langgam Jawa agar lebih berkembang dan kreatif sehingga bisa diterima di masyarakat/penikmat dan diharapkan dapat bermanfaat dalam menambah materi pengajaran bahasa Jawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa sumber data lisan dan tulis. Sumber data lisan berupa VCD MP 3 dan sumber data tulis berupa buku kumpulan gendhing Jawa karya Ki Narto Sabdo yang dihimpun oleh A. Sugiarto tahun 1998/1999. Wujud data adalah syair lagu langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar penyadapan dan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan daya pilah pragmatis. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahasa Jawa dalam lagu langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo ditemukan gaya bahasa aliterasi, asonansi, hiperbola, metaforis, personifikasi, antitesis, repetisi (repetisi epizeuksis dan epistrofa), dan wangsalan. Fungsi langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo meliputi fungsi ekspresif (memuji, membual, mengeluh, menyalahkan, dan menggerutu), fungsi direktif (menyarankan, melarang, memerintah, mendo’a, mengajak dan menagih), dan fungsi deklarasi atau isbati (mengesahkan dan memutuskan). Maksud langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo meliputi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Berdasarkan hasil penelitian disarankan hendaknya peneliti lain dapat mengkaji lagu langgam Jawa karya Ki Narto Sabdo selain dari sudut pandang pragmatik misalnya dari struktur bahasanya, kajian sosiolinguistik, etnolinguistik dan sebagainya.
[ pdf ]

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.