HUBUNGAN GIZI KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA WANITA INDUSTRI BATIK
Oleh :
Movira Wuryanti Wardhani
ABSTRAKSI Di kabupaten Sragen tumbuh banyak industri. Umumnya pendapatan yang diperoleh para tenaga kerja industri rendah. Pendapatan yang rendah dapat menyebabkan anemia defisiensi gizi, dan menurunkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian intervensi gizi kerja dan produktivitas tenaga kerja wanita pada industri batik. Jenis penelitian ini berupa one group pretest and posttest experiment. Penelitian dilakukan di industri batik yang banyak mempekerjakan tenaga kerja wanita, yaitu di kecamatan Masaran, kabupaten Sragen, pada bulan Oktober hingga Desember 2007. Sampel 40 tenaga kerja wanita. Variabel dependent adalah produktivitas, ditunjukkan oleh waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Variabel independent adalah intervensi gizi berupa makanan tambahan. Data dianalisis dengan uji t dan analisis regresi linier, dengan menggunakan program SPSS v.15 dan Stata Intercooled v.&. Hasil uji t menunjukkan, rata-rata waktu kecepatan menyelesaikan pekerjaan sesudah pemberian intervensi gizi lebih singkat daripada sebelum pemberian intervensi (mean 4.64; t = 4.99; p = 0.000). Analisis regresi linier menunjukkan, per 1 detik waktu untuk menyelesaikan sebuah unit pekerjaan sebelum intervensi akan menjadi 0.85 detik setelah intervensi, setelah mengontrol pengaruh umur, masa kerja, dan tingkat pendidikan ( = 0.85; p < 0.001). Penelitian ini menyimpulkan, gizi kerja berhubungan dengan produktivitas. Penerapan gizi kerja di perusahaan mampu meningkatkan produktivitas dengan cara mempersingkat waktu penyelesaian pekerjaan. Disarankan agar perusahaan menerapkan intervensi gizi kerja di perusahaannya. Kata kunci: intervensi gizi kerja, produktivitas, wanita pekerja, batik.
[ pdf ]

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.