BUDIDAYA ANTHURIUM GELOMBANG CINTA (ANTHURIUM PLOWMANII) DI DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN WONOGIRI
Oleh :
Karuna Maharsini
ABSTRAK Nama anthurium berasal dari bahasa Yunani yaitu “anthos “ (bunga) dan “oura” (ekor), sebutan bunga ekor itu tepat untuk anthurium sebab bunganya yang menyerupai akar tertutup seludang berbentuk jantung. Anthurium merupakan anggota keluarga Araceace. Anthurium gelombang cinta (anthurium plowmanii) juga termasuk salah satunya. Walaupun untuk saat ini tanaman anthurium gelombang cinta tidak sebuming seperti tahun 2005 – 2006 yang lalu, tetapi bukan berarti tanaman ini tidak layak untuk dibudidayakan atau mati. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan budidaya yang baik untuk meningkatkan produksi, diantaranya dengan memperbaiki pembibitan khususnya dengan vegetatif. Magang ini dilaksanakan di BBP Mondromino Tanaman Pangan dan Hortikultura yang terletak di pokoh Rt 03 Rw 03 Wonoboyo, Wonogiri. Kegiatan magang dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa mulai dari mencari sendiri lokasi, pendekatan dengan lembaga (Intansi) tempat magang sampai pelaksanaanya.kegiatan magang dibimbing oleh pembimbing magang, baik intern (dosen pembimbing) maupun ekstern (pembimbing magang). Hasil magang di BBP Mondromino Tanaman Pangan dan Hortikultura menunjukkan bahwa perbanyakan anthurium gelombang cinta (anthurium plowmanii) hanya dilakukan secara generatif dengan menggunakan tray. Dari cara perlakuan tersebut diperoleh hasil bahwa penyemaian biji pada tary, selain lebih efisien karena daya tampung cukup banyak dan memberikan hasil kecepatan daya tumbuh biji lebih baik. Keberhasilan budidaya anthurium gelombang cinta ditentukan oleh faktor lingkungan dan teknik budidaya yang baik. Teknik budidaya antara lain, yaitu persiapan media tanam, pemilihan pot, penanaman, perbanyakan tanaman, dan pemeliharaan tanaman. Kata Kunci : Budidaya Anthurium Gelombang Cinta (anthurium plowmanii)
[ pdf ]

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.