PENGARUH PEREBUSAN TERHADAP KADAR KALIUM DAUN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANNICULATA, NESS.).
Oleh :
Rika Hastuti Setyorini

ABSTRAK

Rika Hastuti Setyorini, 2005. Pengaruh Perebusan terhadap Kadar Kalium Daun Sambiloto (Andrographis panniculata, ness.). Skripsi. Surakarta. FK UNS Februari 2005.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perebusan terhadap kadar Kalium daun Sambiloto. Kalium adalah kation utama dalam cairan intra sel yang sangat penting bagi tubuh agar dapat menjalankan fungsi organ secara normal. Tanaman Sambiloto merupakan salah satu sumber Kalium yang tinggi. Salah satu bagian dari tumbuhan ini yang paling banyak mengandung Kalium adalah daun. Dalam proses perebusan tanaman pada umumnya mineral akan terekstraksi ke dalam air.

Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Subyek penelitian yang dipakai adalah daun sambiloto yang telah dideterminasi di BPTO. Tehnik pengambilan sampel secara acak sederhana. Pengukuran menggunakan alat Atomic Absorbtion Spectrophotometer. Analisis data penelitian menggunakan metode uji t.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kadar Kalium antara daun sambiloto segar (413,75030,568), dengan daun sambiloto rebus (316,71818,325). Dari uji statistik menggunakan uji t, dengan p < 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar Kalium yang signifikan pada daun sambiloto segar dan rebus.

Kadar Kalium pada daun sambiloto segar lebih besar daripada kadar Kalium pada daun sambiloto rebus.

Kata Kunci: Kalium, Daun Sambiloto, Perebusan

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.