ANALISIS PEMASARAN IKAN NILA MERAH (OREOCHROMIS SP) DI KABUPATEN SUKOHARJO
Oleh :
Rohmatun Nurul Hasanah
ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran ikan nila merah di Kabupaten Sukoharjo, mengetahui tugas dan fungsi pemasaran ikan nila merah di K Kabupaten Sukoharjo, menganalisis biaya, keuntungan dan marjin pemasaran ikan nila merah di Kabupaten Sukoharjo, mengetahui apakah pemasaran ikan nila merah di Kabupaten sukoharjo sudah efisien. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Secara sengaja (purposive) penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo dan daerah penelitian diambil Kelurahan Kriwen dengan pendekatan studi kasus. Sampel petani yang diambil sebanyak 30 petani ikan nila merah dan metode pengambilan sample petani secara simple random sampling. Sedangkan pengambilan sample pedagang secara snowball sampling yaitu terdiri dari 3 pedagang pengumpul, 3 pedagang besar dan 8 pedagang pengecer. Data yang diambil adalah data primer dan data skunder dengan teknik wawancara, pencataatn dan ovservasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tiga pola saluran pemasaran ikan nila merah yaitu, Saluran I: PataniPedagang PengumpulPedagang Pengecer Konsumen. Saluran II: PetaniPedagang PengecerKonsumen, dan saluran pemasaran III: Petani Pedagang Besar Konsumen Luar Kabupaten Sukoharjo. Saluran I besarnya biaya pemasaran Rp 924,19 per kg, marjin pemasarannya Rp 4000,04 per kg dan keuntungan pemasaran Rp 3074,85 per kg. Sedangkan pada saluran II besarnya biaya pemasaran Rp 1005,06 per kg, marjin pemasarannya Rp 3250 per kg dan keuntungan pemasaran sebesar Rp 2471,21 per kg. Untuk saluran pemasaran III besarnya biaya pemasaran Rp 402,6 per kg, marjin pemasarannya Rp. 2666,7 per kg, dan keuntungan pemasaran sebesar Rp 2462,3 per kg. Dilihat dari efisiensi secara ekonomis dari ketiga saluran pemasaran yang ada di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo maka saluran pemasaran III adalah saluran pemasaran ikan nila merah yang paling efisien karena mempunyai marjin pemasaran rendah yaitu 2666,7 % dan mempunyai nilai farmerís share tinggi yaitu 82,41 %. Kata Kunci : Marjin, Biaya, Keuntungan dan Efisiensi Pemasaran ABSTRACT Fisheryís sub sectors roles in nationality development especially in providing food source an nutrition to all Indonesians people especial in providing animalís protein. Fish in the first source animal protein in Indonesian food people. The level consumption choose the income territory level. Appropriate increasing people and awareness will sufficiency nutrient, the estimated level consumption fish keep increasing. A fundamental method employed in study was descriptive. The research area was taken place in Sukoharjo Regency and the location was drawn research approach of case in Kriwen District of Village. Sample farmer counted 30 farmer of method and nila red fish intake of farmer sample by simple random sampling. While intake of merchant sample by snowball sampling which consist of 3 merchant of compiler, 3 merchant of collector, and 8 dealer. Taken data is primary data and data of secondary that using interview, recording and observation. Result of research indicate that there is tree channel pattern marketing of ikan nila merah that is, channel of I: Farmer  Collsctor merchants  Retailers merchant  Consumer, channel of II: Farmer  Retailers merchants  Consumer and channel of III: Farmer Wholesailers merchants  Consumer. Channel of I the level of the expense of marketing of Rp 924,19 /kg, its marketing margin Rp 4000,04 /kg and advantage of marketing of Rp 3074,85 /kg. While at channel of II the level of the expense of marketing of Rp 1005,06 /kg, its marketing margin Rp 3250 /kg, ang advantage of marketing of Rp 2471,21 /kg. Fot the channel of III the level of the expense of marketing of Rp Rp. 402,6 /kg, its marketing margin Rp 2666,7 /kg and advantage of marketing of Rp 2462,3 /kg.Viewed from the efficiency economically from third channel exist is District of Sukoharjo Sub Province of Sukoharjo, channel III is efficient channel for marketing nilotica red fish because having low marketing margin that is Rp. 2666,7 /kg, and have value of farmerís share that is 82,41 %. Key word : Magjin, Cost, Profit and Marketing Eficiency

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.