HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN MENYIMAK DENGAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN GIRIMARTO
Oleh :
Tri Warsito
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara: (1) motivasi belajar dengan keterampilan menulis, (2) kemampuan menyimak dengan keterampilan menulis, dan (3) motivasi belajar dan kemampua menyimak secara bersama-sama dengan keterampilan menulis. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Girimarto, dari bulan Oktober 2008 sampai dengan April 2009. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskritif korelasional. Populasi penelitian ini meliputi siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Girimarto. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 siswa yang diambi dengan cara acak (simple random sampling). Instrumen untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kuesioner motivasi belajar, tes kemampuan menyimak, dan tes keterampilan menulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknikstatistik regresi dan korelasi (sederhana dan ganda). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif antara motivasi belajar dengan keterampilan menulis (ry.1 = 0,69 taraf nyata α = 0,05 dengan N = 80 di mana rt = 1,66); (2) ada hubungan positif antara kemampuan menyimak dengan keterampilan menulis (ry.2 = 0,51 taraf nyata α = 0,05 dengan N = 80 di mana rt = 1,66) ; dan (3) ada hubungan positif antara motivasi belajar dan kemampuan menyimak secara bersama-sama dengan keterampilan menulis (ry.12 = 0,80 taraf nyata α = 0,05 dengan N = 80 di mana Ft = 3,96). Dari hasil analisis di atas dapat dinyatakan bahwa secara bersama-sama motivasi belajar dan kemampuan menyimak memberikan sumbangan yang berarti kepada keterampilan menulis. Hal ini menunjukan bahwa kedua variable tersebut dapat menjadi predictor yang baik bagi keterampilan menulis. Dilihat dari kuatnya hubungan dari tiap variable predictor (bebas) dengan variable respon (terikat), hubungan antara motivasi belajar dan keterampilan menulis lebih kuat dibandingkan dengan hubungan antara kemampuan menyimak dengan keterampilan menulis. Hal ini menunjukan bahwa motivasi belajar dapat menjadi predictor yang lebih baik daripada kemampuan menyimak. Kenyataan ini membawa konsekuensi dalam pengajaran keterampilan menulis, maka guru harus memproritaskan peningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran keterampilan menulis daripada aspek kemampuan menyimak. ABSTRACT This research aimed to determine the correlation between (1) learning motivation and the writing skill, (2) deep listening and the writing skill, and (3) ) learning motivation and deep listening and the writing skill. The research was carried out at elementary school in Girimarto Subdistrict, from October 2008 to April 2009. The research used was descriptive of correlational. The population of the research were the fifth Grade Student at State Elementary School all Girimarto Subdistrict. The sample consisted of 80 students who were taken by using simple random sampling. The instruments used for data correlation were; test for writing skill, questionary for learning motivation, and test for deep listening. The technique used for analyzing the data was the statistical technique of regression and correlation. The result of the study showed that: (1) there is a positive correlation between learning motivation with writing skill ( ry1 = 0,69 at the level of significance α = 0,05 with N = 80 where rt = 1,66); (2) there is a positive correlation between deep listening with writing skill ( ry1 = 0,51 at the level of significance α = 0,05 with N = 80 where rt = 1,66): (3) there is a positive correlation between learning motivation and deep listening with writing skill ( ry12 = 0,80 at the level of significance α = 0,05 with N = 80 where Ft = 3,96). The above result show that learning motivation and deep listening simultaneously give significant contribution to the writing skill. It shows that both of variables can become good predictor for writing skill. The analysis also indicates that the correlation between learning motivation and the writing skill is stronger than that deep listening and the writing skill. It shows that learning motivation be considered a better predictor for the writing skill than the deep listening. This reality brings consequence writing skill education, the teacher has to make priority in oder to increase learning motivation in writing skill learning than attention capability.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.