ANALISIS PENERAPAN SISTEM MOVING CLASS DI SMK N 6 SURAKARTA TAHUN 2010
Oleh :
Zesi
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Penerapan sistem moving class di SMK Negeri 6 Surakarta, (2) Strategi pengelolaan dan pelaksanaan moving class di SMK Negeri 6 Surakarta, (3) Kendala apa saja yang dihadapi SMK Negeri 6 Surakarta dalam pelaksanaan sistem moving class, (4) Bagaimanakah cara mengatasi kendala yang dihadapi oleh SMK Negeri 6 Surakarta dalam penerapan sistem moving class, (5) Kelebihan dan kelemahan dalam penerapan sistem moving class di SMK Negeri 6 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan strategi yang digunakan deskriptif tunggal terpancang. Sumber data yang digunakan informan, dokumen atau arsip, dan tempat atau peristiwa. Teknik pengumpulan data yang digunakan purposive sampling (sampel bertujuan) dan snowball sampling (mengalir dari satu informan ke informan lain). Validitas data yang digunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dan mengalir. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa SMK Negeri 6 Surakarta berusaha menerapkan sistem moving class dan baru diterapkan secara keseluruhan pada mata pelajaran produktif, untuk mata pelajaran lain hanya berpindah ruang. Perencanaan moving class meliputi pembuatan konsep moving class dan sosialisasi kepada guru dan siswa. Sedangkan strategi pengelolaan dan pelaksanaan moving class di SMK Negeri 6 Surakarta, meliputi : (1) Perpindahan peserta didik, (2) Pengelolaan ruang belajar mengajar, (3) Pengelolaan pembelajaran, (4) Pengelolaan administrasi guru dan siswa, (5) Pengelolaan remedial dan pengayaan, (6) Pengelolaan penilaian, (7) Evaluasi. Kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem moving class di SMK Negeri 6 Surakarta adalah : (1) Terjadi tabrakan kelas karena kesulitan mengatur penggunaan ruang kelas yang jumlahnya terbatas, (2) Belum ditetapkannya peraturan tertulis batasan waktu dalam perpindahan kelas, (3) Ramai ketika perpindahan kelas dan ada waktu hilang untuk perpindahan kelas, (4) Tanggung jawab terhadap kebersihan kelas yang kurang dari siswa dan adanya barang inventaris kelas yang hilang, (5) Guru sulit menemukan ruang ketika lupa tidak membawa buku administrasi dan jadwal mengajar, (6) Belum semua guru mampu memanfaatkan dengan baik alat pembelajaran yang telah disediakan sekolah. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem moving class di SMK Negeri 6 Surakarta meliputi : (1) Menambah bangunan sekolah untuk memenuhi kekurangan ruang kelas yang terjadi, (2) Membuat peraturan secara tertulis mengenai batasan waktu dalam perpindahan kelas, (3) Membuat jadwal perpindahan kelas yang dekat, (4) Adanya satu kelas sebagai tanggung jawab siswa dan peraturan dari sekolah, (5) Penegasan guru wajib membawa dan mengisi buku administrasi, (6) Memberikan pelatihan kepada guru agar memanfaatkan fasilitas belajar yang telah disediakan. Kelebihan dalam penerapan sistem moving class di SMK Negeri 6 Surakarta adalah : (1) Mampu menerima siswa dengan jumlah lebih banyak, (2) Menghindari kejenuhan siswa dalam belajar. Sedangkan kekurangan SMK Negeri 6 Surakarta dalam penerapan sistem moving class : (1) Kurangnya pemahaman mengenai konsep moving class yang sesungguhnya, (2) Belum mampu menyediakan ruang kelas sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang ada di SMK Negeri 6 Surakarta, (3) Waktu dalam belajar kurang optimal karena terpotong untuk perpindahan kelas, (4) Belum semua kelas dilengkapi dengan LCD, (5) Pengelolaan dan pelaksanaan perpindahan kelas yang kurang baik.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.