PENGARUH KONFLIK DAN STRES TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA CABANG KEBUMEN
Oleh :
Agung Nugroho

Semakin ketatnya persaingan dalam dunia perbankan maka diperlukan Sumber Daya Manusia yang baik. Karyawan dapat memberikan andilnya secara maksimal kepada perusahaan apabila terpenuhi kebutuhannya sehingga mereka merasa puas. Suasana kerja yang menyenangkan dan lingkungan kerja yang baik merupakan bagian penting yang mendukung kepuasan kerja karyawan, sehingga karyawan dapat bekerja sama dan tidak terlibat konflik meskipun konfli dalam organisasi adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Perusahaan perlu memperhatikan apakah pekerjaan yang dibebankan kepada para karyawan/pegawai sudah proporsional atau berlebihan karena beban kerja yang tidak didukung fasilitas kerja yang memadai dapat menimbulkan stres pada karyawan. Karyawan yang stres tidak akan merasa puas dalam bekerja.

Dari latar belakang tersebut permasalahan yang ada dapat dirumuskan yaitu apakah konflik dan stres berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan; faktor mana diantara konflik dan stres yang lebih berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh konflik dan stres terhadap kepuasan kerja karyawan dan untuk mengetahui faktor yang lebih berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan PT. BRI CABANG KEBUMEN. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pihak BRI khususnya cabang Kebumen dalam pengembangan sumber daya manusia khususnya dalam peningkatan kepuasan kerja karyawan. Hipotesis sebagai dugaan awal dalam penelitian ini yaitu konflik dan stres berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan; konflik lebih berpengeruh terhadap kepuasan kerja karyawan PT BRI CABANG KEBUMEN daripada stres.

Dari pegujian hipotesis diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

  1. Konflik antar rekan sekerja, konflik antara pimpinan dan bawahan, stres karena beban kerja, stres karena waktu kerja dan stres karena lingkungan kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja baik secara bersama-sama maupun secara parsial. Hal ini dapat dilihat dari analisis regresi berganda, secara individu ditunjukkan oleh thitung masung-masing variabel akonflik antar rekan sekerja 6,980, konflik antara pimpinan dan bawahan 2,762, stres karena beban kerja 2,331, stres karena waktu kerja 2,723 dan stres karena lingkungan kerja 2,212 yang lebih besar dari ttabel 2,0639 dan secara bersama-sama ditunjukkaan dengan nilai Fhitung 51,435 yang lebih besar dari nilai Ftabel 2,7109
  2. Konflik antar rekan sekerja merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kepuasan kerja daripada yang lain, dibuktikan dengan nilai koefisien regresi parsial yang paling besar yaitu 6,980.
  3. Semakin tinggi tingkat konflik dan stres akan menurunkan kepuasan kerja sebaliknya apabila tingkat konflik dan stres menurun maka kepuasan kerja pegawai meningkat.

Berdasarkan hasil kesimpulan dari penelitian ini maka dapat dibuat implikasi sebagai berikut :

  1. Konflik yang terjadi pada pegawai BRI Cabang Kebumen dapat diatasi dengan mengembangkan sikap saling hormat menghormati dan komunikasi timbal balik, pimpinan memberikan contoh dengan memperhatikan sikap dan pendapat karyawan. Karyawan yang satu mempercayai kemampuan karyawan yang lain, pemeberian penghargaan yang seimbang dengan prestasi kerja karyawan, diadakan kompromi antara pihak-pihak yang terlibat konflik
  2. Stres yang dialami karyawan perlu dikelola dan diatasi dengan kerjasama dalam bekerja, pendelegasian wewenang yang proporsional, perbaikan seleksi personil dan penempatan kerja, memberikan program kesejahteraan, rekreasi bersama

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.