ANALISIS BELANJA DAERAH KABUPATEN NGAWI DI ERA OTONOMI DAERAH
Oleh :
Hylina Indriani
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan belanja daerah serta mengetahui proporsi belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap belanja daerah Pemerintah Kabupaten Ngawi, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Ngawi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan merupakan data runtut waktu antara Tahun 2003 sampai dengan Tahun 2010. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi, alat analisis yang digunakan adalah rasio dan regresi linier berganda dimana pertumbuhan ekonomi sebagai variabel dependen sedangkan belanja langsung dan belanja tidak langsung sebagai variabel independen. Oleh karena keterbatasan data untuk memenuhi syarat jumlah data dalam analisis regresi linier berganda, maka data yang semula dalam bentuk data tahunan tersebut dirubah menjadi data kwartalan dengan menggunakan metode interpolasi yang dikembangkan oleh Insukrindo. Hasil penelitian ini memberikan gambaran pertumbuhan belanja daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi Tahun 2003-2010 memiliki pola kecenderungan menurun walaupun secara nominal meningkat setiap tahunnya. Jika dilihat dari proporsi belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap total belanja daerah, memperlihatkan bahwa dari Tahun 2003-2010 belanja langsung mengalami penurunan proporsinya terhadap belanja daerah sedangkan belanja tidak langsung mengalami peningkatan proporsinya terhadap belanja daerah. Hasil penelitian ini juga dapat diketahui bahwa belanja tidak langsung mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Ngawi dengan koefisien sebesar 0,0000002465, sedangkan belanja langsung berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Kata Kunci : Belanja Langsung, Belanja Tidak Langsung, Pertumbuhan Ekonomi

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.