REKRUTMEN PEREMPUAN DALAM PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) KOTA SURAKARTA
Oleh :
Ahmad Dhafir
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana Rekrutmen bagi perempuan, dan untuk mengetahui upaya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kota Surakarta dalam mengakomodasi dan mengakses potensi perempuan untuk terlibat aktif dalam kancah politik. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dalam upaya mencari fakta dan interpretasi yang tepat. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi langsung dan mengkaji dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. Penulis menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sehingga sampel yang diambil oleh penulis benar-benar representative serta mengetahui secara pasti apa yang penulis butuhkan untuk penelitian ini. Dalam mengkaji penelitian ini, penulis lebih banyak menggunakan teori-teori politik yang lebih dispesifikasikan pada pokok pembahasan yaitu partai politik dan fungsi-fungsi partai politik. Selain itu juga dikaji melalui system politik yang kemudian diturunkan lebih nyata pada kondisi system politik yang ada di Indonesia. Salah satu fungsi partai politik adalah fungsi rekrutmen politik. Kemudian rekrutmen itu dugunakan untuk menggambarkan bagaimana rekrutmen yang dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia perjuangan Kota Surakarta. Realitas bahwa politik selama ini lebih banyak dipandang sebagai kegiatan yang maskulin, karena sifat-sifat maskulin lebih dominan dalam melakukan kegiatan politik tersebut. Perempuan dan politik, rangkaian kata yang sering kali dijadikan slogan partai politik menjelang pemilihan umum (pemilu). Slogan tersebut sebagai kampanye agar perempuan menyumbangkan suaranya pada partai politik tersebut. Dan kata itu pun hanya sebatas slogan semata, karena saat pemilu berakhir parpol lupa dengan janjinya. Kepentingan perempuan yang saat kampanye dijanjikan akan dijadikan sebagai agenda politik, tidak pernah direalisasikan. Dalam kasus rekrutmen perempuan di PDI Perjuangan, pada kondisi yang sebenarnya memang tidak ada pembedaan dengan laki-laki. Rekrutmen disamakan dan tidak ada diskriminasi, karena semua warga Negara yang memenuhi syarat dapat masuk menjadi anggota PDI Perjuangan tanpa terkecuali dan tanpa membedakan jenis kelamin. Akan tetapi kemudian pada prosesnya memang banyak perempuan yang mulai terseleksi secara sendirinya. Hal ini disebabkan karena kondisi perempuan sendiri yang mempunyai beban ganda, di domestic dalam rumag tangga maupun dalam ruang public ketika perempuan aktif di parpol.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.