PENGEMBANGAN INSTRUMEN SPPD: KAJIAN SKOR DESKRIPSI DIRI DOSEN FKIP UNS YANG DIUSULKAN DALAM PROSES SERDOS 2011
Oleh :
Dr. Agus Kristiyanto, M.Pd
Penelitian bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan profil dosen FKIP UNS yang mengikuti Serdos 2011 berdasarkan, faktor jenis kelamin, kualifikasi akademik, serta jabatan fungsional: (2) menganalisis kesiapan secara substansial dan teknis untuk penuangan di format Deskripsi Diri, khususnya unsur pengembangan kualitas pembelajaran, pengembangan keilmuan, pengabdian kepada masyarakat, manajemen pengelolaan institusi, peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa, (3) mensintesiskan mekanisme dan instrumen baru yang ideal untuk proses pembimbingan SPPD (Sistem Pengembangan Profesionalisme Dosen) berbasis deskripsi diri versi asesor internal, dan (4) memaksimalkan luaran/ produk/ outcome penelitian. Deskripsi diri dalam serangkaian kegiatan SPPD merupakan indikator sekaligus instrumen penting dan vital. Penting dan vital bagi pengembangan instrumen SPPD dalam rangka persiapan Serdos bagi para dosen. Namun demikian untuk menyusun deskripsi diri diperlukan berbagai data-data kongkret dan autentik untuk setiap dosen. Disamping data yang teradministrasikan secara baik, penyusunan deskripsi diri memerlukan kemampuan khusus tertentu. Sedangkan komponen deskripsi diri telah ditentukan untuk setiap komponennya. Komponen tersebut meliputi : Pengembangan Kualitas Pembelajaran (A); Pengembangan Keilmuan ; Pengabdian Kepada Masyarakat (C); Manajemen Pengelolaan Institusi (D) dan ; Peningkatan Kualitas Kegiatan Mahasiswa (E). Penelitian ini mensintesiskan beberapa pendekatan yang diperlukan, yakni: survey deskriptif, studi kasus, studi kepustakaan, tahap awal penelitian pengembangan, bahkan embrio penelitian kebijakan yang terkait dengan pengembangan instrumen untuk SPPD yang berbasis pada deskripsi diri. Kesimpulan dan penelitian: (1) Kebijakan FKIP untuk mengakomodasikan peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan dosen melalui SPPD dipertahankan dalam rangka memelihara harmonisasi persamaan hak dan kewajiban yang tidak mendiskriminasikan faktor jenis kelamin. Proses Serdos 2011 merupakan contoh baik bagaimana pengarus-utamaan kesetaraan gender itu benar-benar terwujud, terutama di FKIP UNS; (2) sebagian besar dosen FKIP UNS yang diusulkan dalam Serdos 2011 memiliki kualifikasi S2, artinya harus ada semacam strategi tertentu yang diterapkan oleh Fakultas agar mereka walau kelak tersertifikasi, tidak menyurutkan animo dan minat dalam melanjutkan studi ke jenjang S3; (3) pada unsur Pengembangan Kualitas Pembelajaran terbukti bahwa dosen FKIP UNS Tahun 2011 mempersepsikan diri “kurang siap” untuk menuangkannya dalam Deskripsi Diri, baik secara substansial, maupun teknis. Dua Sub unsur tersebut adalah unsur keteladanan dan sub unsur disiplin; (4) Pada unsur Pengembangan Keilmuan ada dua Sub unsur, yaitu unsur konsistensi dan sub unsur usaha inovatif; (5) Pada unsur Pengabdian pada Masyarakat, ada satu Sub unsur yang perlu mendapatkan perhatian, yaitu sub unsur perubahan; (6) pada unsur Manajemen Pengelolaan Institusi terbukti dosen FKIP UNS Tahun 2011 kurang siap untuk dua sub unsur, yaitu sub unsur dukungan institusi dan sub unsur implementasi; (7) pada unsur Peningkatan Kualitas Kegiatan Mahasiswa terbukti bahwa dosen FKIP UNS Tahun 2011 tidak ada satu pun sub unsur yang menjadi kendala berarti bagi Dosen FKIP UNS; (8) Instrumen SPPD sebaiknya mengacu pada prinsip-prinsip dasar instrumen yang digunakan untuk kepentingan Serdos. Collecting data dan penyiapan CV yang selalu ter-update juga harus diupayakan secara integrasi antara kebutuhan untuk SPPD, EWMP, serta untuk kegiatan pengumpulan Angka Kredit kenaikan jabatan/ pangkat dosen. Dengan demikian, dosen akan melakukan satu hal untuk kepentingan banyak hal. Pada gilirannya setiap dosen memiliki rekaman unsur kegiatan yang AMAL, yaitu Aktual, Manfaat, Akurat, dan Lengkap The research aims to: (1) describe the profiles that follow the lecturer FKIP UNS Serdos 2011 based, gender factors, academic qualifications, as well as functional positions: (2) analyze substantially and technical readiness for the casting in the format description of the Self, in particular elements of the development of quality learning , scientific development, community service, management of institutions, improving the quality of student activities, (3) synthesizing new mechanisms and instruments are ideal for guardianship of SPPD (Lecturer Professional Development System)-based version of the self description of internal assessors, and (4) maximize the output / product / outcome research. Self Description in a series of activities is an indicator of well SPPD important and vital instrument. Important and vital to the development of instruments in preparation Serdos SPPD for lecturers. However, to compile various data descriptions necessary self-concrete and authentic data for each lecturer. Besides data administered well, the preparation of self-descriptions require certain special abilities. While the description of the components themselves have been determined for each component. Components include: Development of Quality Learning (A); Scientific Development; Community Services (C); Management Institutional Management (D) and; Student Activity Enhancement(E). This study synthesizes several approaches are needed, namely: descriptive surveys, case studies, literature studies, the early stages of research development, even embryo research policy related to the development of instruments for SPPD is based on the description itself. Conclusions and research: (1) Guidance and Counseling Policy to accommodate the increased professionalism and welfare of lecturers through SPPD maintained in order to maintain the harmonization of equal rights and obligations that do not discriminate against gender factor. Serdos process 2011 is a good example of how the mainstreaming of gender equality it is really true, especially in FKIP UNS, (2) most of the lecturers FKIP UNS Serdos proposed in 2011 have qualified S2, which means there must be some kind of strategy adopted by the Faculty so that although they later certified as such, did not dampen the interest of and interest in continuing studies to S3 level, (3) the elements of Quality Learning Development evident that UNS Year 2011 Guidance and Counseling faculty perceive themselves "less ready" to pour it in the Description of the Self, both substantially, and technical. The two sub-elements are exemplary elements and sub elements of discipline, (4) On the Development of Scientific elements there are two sub-elements, i.e. elements of consistency and innovative sub-element of business, (5) At the Community Services element, there is one sub-elements that need attention , which is a sub element of change, (6) on the Management of Institutional Management element proved UNS Year 2011 Guidance and Counseling faculty are not prepared for the two sub-elements, namely sub-element of institutional support and sub-element implementation, (7) on the elements of Quality Improvement of Student Activities proven that the lecturer FKIP UNS In 2011 not a single sub-element of a constraint means for Lecturers FKIP UNS; (8) Instruments SPPD should refer to the basic principles of instrument used for the benefit Serdos. Collecting data and preparation of CVs are updated as well as the integration should be sought between the need for SPPD, EWMP, as well as to increase the collection rate credit position / faculty rank. Thus, the lecturer will do one thing for the interest of many things. In turn, each teacher has a record of activities ABAC elements, namely Actual, Benefits, Accurate, and Complete.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.