EKSPERIMENTASI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL)PADA SUB POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X SMA TAHUN PELAJARAN 2006/2007 (PENELITIAN INI DILAKSANAKAN DI SMA NEGERI 6 SURAKARTA)
Oleh :
Fita Marwanti
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah siswa yang diberikan pembelajaran matematika dengan metode Problem Based Learning (PBL) akan mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang diberikan metode konvensional pada sub pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel, (2) apakah terdapat pengaruh aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada sub pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel, (3) apakah terdapat interaksi antara metode pembelajaran dengan aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada sub pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2006/2007, yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah siswa 364. Sampel dalam penelitian ini diambil secara cluster random sampling, diperoleh 2 kelas yaitu 36 siswa kelas eksperimen dan 40 siswa kelas kontrol. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode PBL untuk kelas eksperimen dan metode konvensional untuk kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada sub pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel, Metode angket untuk data aktivitas belajar matematika siswa serta metode dokumentasi untuk data kemampuan awal siswa sebelum eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan penelitian, kedua kelompok dalam keadaan seimbang. Persyaratan anava yaitu sampel berdistribusi normal dan homogen. Uji prasyarat yang dipakai adalah uji normalitas dengan menggunakan metode Liliefors dan uji homogenitas dengan menggunakan metode Bartlett. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Prestasi belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan metode PBL dan metode konvensional menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama pada subpokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (pada taraf signifikansi 5%, Fobs = 0.645 < 3. 9867 = Ftab), (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara aktivitas belajar siswa tinggi, sedang, dan rendah terhadap prestasi belajar matematika siswa pada sub pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (pada taraf signifikansi 5%, Fobs = 8.400 > 3, 1367 = Ftab), (3) Tidak terdapat interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dan aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (pada taraf signifikansi 5%, Fobs = 3.114 < 3, 1367 = Ftab). Dari hasil uji komparasi ganda antar kolom diperoleh bahwa: (1) Siswa dengan aktivitas belajar tinggi dan kelompok siswa dengan aktivitas belajar sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang sama pada subpokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (pada taraf signifikansi 5%, Fobs = 1.536 < 4.7374 = Ftab), (2) Prestasi belajar matematika pada kelompok siswa dengan aktivitas belajar tinggi lebih baik jika dibandingkan dengan prestasi belajar matematika pada kelompok siswa dengan aktivitas belajar rendah pada sub pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (pada taraf signifikansi 5%, Fobs = 12.611 > 4.7374 = Ftab), (3) prestasi belajar matematika pada kelompok siswa dengan aktivitas belajar sedang lebih baik jika dibandingkan dengan prestasi belajar matematika pada kelompok siswa dengan aktivitas belajar rendah pada sub pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (pada taraf signifikansi 5%, Fobs = 8.88 > 4.7374 = Ftab).

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.