PENGARUH BIMBINGAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP KOMPETENSI DUKUN BAYI DALAM PELAYANAN KIA DI PUSKESMAS MREBET KABUPATEN PURBALINGGA
Oleh :
Budiarsa
ABSTRAK Budiarsa. S520907003. 2008. Pengaruh Bimbingan Tenaga Kesehatan Terhadap Peran Dukun Bayi Dalam Pelayanan KIA di Puskesmas Mrebet Kabupaten Purbalingga. Tesis : Program Studi Kedokteran Keluarga. Minat Utama Profesi Dokter. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar belakang : Angka kematian ibu di Indonesia 307 per 100.000 kelahiran hidup, angka kematian ibu di Jawa Tangah 121/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian ibu di Kabupaten Purbalingga 109,07 per 100.000 kelahiran hidup. Hal ini disebabkan persalinan di Indonesia sebagian besar ditolong oleh tenaga yang tidak kompeten, karena tidak kompeten maka tidak tahu kalau ada risiko dan sebagainya. Dukun bayi di Indonesia masih mempunyai peran penting, karena sekitar 70% - 80% pertolongan persalinan di pedesaan ditangani oleh dukun bayi. Di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2005 persalinan yang ditolong dukun bayi adalah 32,38%, sedangkan di wilayah Puskesmas Mrebet pada tahun 2006 adalah 19,75%. Bimbingan (Coaching) menyangkut pengembangan peserta dalam pekerjaan / keterampilan mereka saat ini bukan sekedar memperbarui pengetahuan mereka. Bimbingan (Coaching) lebih berkaitan dengan upaya membantu peserta untuk memperluas pengetahuan serta mengebangkan kemampuan dan bakat secara penuh dalam pekerjaan / keterampilan mereka saat ini. Tujuan penelitian : Mengetahui pengaruh bimbingan tenaga kesehatan terhadap pengetahuan dan keterampilan dukun bayi dalam pelayanan KIA di Puskesmas Mrebet Kecamatan Mrebet. Metode penelitian : merupakan penelitian experimental quasi dengan kelompok pembanding/kontol, sampel penelitian diberikan bimbingan dengan metode ceramah dan peragaan, uji statistik t-test dengan taraf signifikan p = 0,05 ( alpha = 0,05). Hasil penelitian : membuktikan adanya pengaruh yang signifikan antara bimbingan tenaga kesehatan terhadap pengetahuan dukun bayi(mean 1= 7.44 versus mean 2= 0.23; p= 0.000) begitu juga terhadap keterampilan (mean 1= 3.19 versus mean 2= 0.10; p= 0.000). Kesimpulan : Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dukun bayi yang mendapat bimbingan tenaga kesehatan secara intensif dibanding dukun bayi yang tidak mendapat bimbingan secara intensif. Kata kunci : Bimbingan, dukun bayi, pengetahuan dan keterampilan.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.