PENERAPAN MODELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI (PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SISWA KELAS VIIF DI SMP N 1 MOJOLABAN)
Oleh :
Wati Istanti
ABSTRAK Wati Istanti. S 840907021. PENERAPAN MODELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI (PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SMP NEGERI 1 MOJOLABAN). TESIS. Pendidikan Bahasa Indonesia. Program Pascasarjana. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Januari. 2009. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas VIIF SMP Negeri 1 Mojolaban dengan menerapkan modelling; (2) mendeskripsikan dan menjelaskan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran puisi dengan modelling. Penelitian ini berbentuk classroom action research/penelitian tindakan kelas, yaitu suatu penelitian yang berupa kolaborasi/kerja sama antara peneliti, guru, dan siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIF yang berjumlah 40 siswa dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIIF di SMP Negeri 1 Mojolaban. Sumber data penelitian ini adalah informan (guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas VIIF di SMP Negeri 1 Mojolaban), tempat (SMP Negeri 1 Mojolaban), peristiwa (proses belajar mengajar yang meliputi pembacaan puisi), dan dokumen (hasil membaca puisi siswa, data nilai dari siklus I, II, III, serta catatan lapangan selama proses belajar mengajar dari bulan Juli sampai dengan November 2008. Pelaksanaan tindakan dilakukan oleh guru mata pelajaran bahasa Indonesia dengan pemberian simulasi terlebih dahulu oleh peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan tes unjuk kerja/perfomance. Teknik analisis data dengan analisis komparatif yaitu membandingkan penilaian antarsiklus. Sedangkan uji validitas data dengan triangulasi data (sumber), triangulasi metode, dan teknik review informan. Penelitian ini didesain dalam tiga siklus. Prosedur dalam setiap siklus mencakup tahap-tahap: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Hasil penelitian yang telah dilakukan tersebut terjadi peningkatan kemampuan membaca puisi siswa dengan indikator kinerja 50%-80% untuk nilai 75. Hasil tes kemampuan membaca puisi siswa mengalami peningkatan. Pada siklus I, nilai rerata 66,08 dengan tingkat ketuntasan penilaian 12,5%. Pada siklus II, nilai rerata 74,12 dengan tingkat ketuntasan penilaian 47,5 %. Pada siklus III, nilai rerata 79,25 dengan tingkat ketuntasan penilaian 77,5%. Berdasarkan tindakan yang dilakukan, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) penggunaan modelling dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi pada siswa kelas VIIF di SMP Negeri 1 Mojolaban; dan (2) keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran puisi dengan modelling semakin meningkat.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.