DOKUMEN

Nomor Kelas : Mut p 2012
Penulis Utama : Mutiara Ekowati Indriastuti
Penulis Tambahan :
 
1.
Nim : F.3609077
Tahun : 2012
Badan Corporate :
Judul : Prosedur Pemberian Kredit Pada Koperasi Simpan Pinjam (Ksp) Bhina Raharja Cabang Karanganyar
Judul Seragam :
Judul Seri :
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Ekonomi - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Ekonomi Prog Keuangan Dan Perbankan-F.3609077-2012
Subyek : KOPERASI
Jenis Dokumen : Skripsi
Abstrak : KSP Bhina Raharja adalah koperasi yang melayani jasa simpan pinjam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pelaksanaan pemberian kredit dan cara penyelesaian apabila terjadi wanprestasi dalam pelaksanaan proses kredit pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bhina Raharja Cabang Karanganyar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan sumber data berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh dari KSP Bhina Raharja. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan tinjauan pustaka. Sedangkan teknik pembahasan yang digunakan adalah pembahasan deskriptif kualitatif. Prosedur pelaksanaan pemberian kredit pada KSP Bhina Raharja antara lain pengajuan kredit, analisis permohonan kredit, evaluasi kredit, negosiasi kredit, pemberian putusan kredit dan penyiapan dokumen, pencairan kredit, pengarsipan dokumen kredit, penyimpanan jaminan, pembayaran angsuran, dan pelunasan pinjaman. Cara penyelesaian apabila terjadi wanprestasi adalah berbeda beda sesuai dengan jenis wanprestasinya, seperti terlambat melakukan prestasi, melakukan prestasi yang keliru, tidak melakukan prestasi sama sekali, atau melakukan sesuatu yang menurut perjanjian tidak diperbolehkan. Kesimpulan yang dapat diambil adalah prosedur pelaksanaan pemberian kredit mulai dari pengajuan, analisis, evaluasi, negosiasi, pemberian putusan kredit, penyiapan dokumen, pencairan kredit, pengarsipan dokumen, penyimpanan jaminan, pembayaran angsuran, dan pelunasan pinjaman merupakan prosedur yang mudah / sederhana bagi para anggota dan calon anggota. Cara penyelesaian apabila terjadi wanprestasi adalah dengan memberikan denda kepada pelaku wanprestasi, dan apabila telah melebihi jangka waktu toleransi yang diberikan, jaminan akan disita. Penulis menyarankan pada pelaksanaan prosedur pemberian kredit sebaiknya petugas tidak menunda salah satu pekerjaan dari proses rangkaian prosedur pemberian kredit. Karena akan menyebabkan terbuangnya waktu dan antrian yang panjang. Dan untuk mencegah terjadinya wanprestasi, Petugas Dinas Lapangan (PDL) sebaiknya lebih teliti dalam melakukan monitoring atau pengawasan kredit. Sehingga tidak ada tunggakan pinjaman yang sampai bertahun tahun, atau bahkan sudah jauh melampaui jatuh tempo pinjaman.
File Dokumen :
MUTIARA EKOWATI INDRIASTUTI-F3609077.pdf  
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download  
IMAGE0020.JPG  
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download  
Status Public
Pembimbing :
1. Drs. Supriyono, M.S
2.
3.
4.
5.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi
Harga : Project01
Asal : Hadiah

 

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.