Abstrak


Pola Keruangan Intensitas dan Sebaran Transportasi Hasil Tambang Pasir dan Batuan pada Koridor Klaten – Surakarta dan Klaten - Boyolali


Oleh :
Agung Satria Aji Jauhari - K5416002 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Persebaran tambang Pasir dan Batuan di Wilayah Kabupaten Klaten (2) Pola keruangan transportasi hasil tambang batuan pada koridor utama Klaten – Surakarta dan Klaten-Boyolali (3) Intensitas transportasi hasil tambang batuan pada koridor utama Klaten – Surakarta dan Klaten-Boyolali.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini untuk mengetahui persebaran tambang adalah tambang legal dan tambang illegal yang ada di Kabupaten Klaten, sedangkan untuk mengetahui pola dan intensitas keruangan populasinya yakni transportasi hasil tambang yang melakukan penambangan di tambang legal dan tambang illegal. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, Observasi Lapangan, dan Kajian Dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan Persebaran tambang pasir dan batuan di Kabupaten Klaten terdiri dari jenis tambang tambang legal dan tambang illegal atau disebut juga tambang rakyat. Persebaran tambang pasir dan batu didominasi Kecamatan Kemalang (Desa Sidorejo dan Desa Kendalsari) dan Kecamatan Manisrenggo (Desa Sukorini). Pola keruangan transportasi hasil tambang melewati jalur yang sudah ditentukan yakn jalur Koridor Klaten-Boyolali dan Klaten- Surakarta. Intensitas keruangan transportasi hasil tambang menunjukkan kepadatan transportasi pada masing-masing koridor, pada Koridor Klaten-Boyolali kepadatan terjadi pada pukul 13.00-14.00 pada titik pengamapatan Simpang Mipitan, pada jalur Koridor Klaten-Surakarta kepadatan terjadi pukul 09.00-10.00 di Simpang Gondang dan 11.00-12.00 di Simpang Woro.

Kata Kunci : Hasil Tambang, Persebaran, Pola Keruangan, Intensitas, Koridor Utama, Transportasi