Abstrak


Pengaruh anemia terhadap prestasi belajar siswa kelas I&II SMP PGRI Surakarta tahun ajaran 2006/2007


Oleh :
M. Nur Dewi Kartikasari - - Fak. Kedokteran

ABSTRAK Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi di Indonesia, yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin dalam darah sehingga dapat mengakibatkan fungsi dari hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh tidak berjalan dengan baik. Hal ini dapat menurunkan konsentrasi dan prestasi belajar pada anak sekolah. Ada beberapa siswa yang mempunyai prestasi belajar kurang, ada pula yang mempunyai prestasi belajar cukup maupun baik. Masalahnya adalah apakah ada pengaruh pada anemia terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh anemia terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMP PGRI 1 Surakarta dengan populasi aktual yaitu seluruh siswa putri kelas satu dan dua SMP PGRI 1 Surakarta tahun ajaran 2006 / 2007 yang berjumlah 65 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar hemoglobin dengan cara cyanmethemoglobin dan dokumentasi untuk mengambil data prestasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan uji statistik chi kuadrat untuk mengetahui adanya pengaruh anemia terhadap prestasi belajar pada derajat kemaknaan (α) 0,05 dan pengolahan dilakukan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa putri yang menderita anemia sebesar 35% dan 65% siswa putri tidak menderita anemia. Sedangkan prestasi belajar yang dicapai siswa yaitu 20% siswa memiliki prestasi belajar kurang, 53,3% siswa memiliki prestasi belajar cukup dan 26,7% siswa memiliki prestasi belajar baik. Setelah dilakukan uji statistik terdapat pengaruh yang signifikan pada anemia dengan prestasi belajar dengan p < 0,05. Penelitian menunjukkan bahwa anemia memberikan kontribusi yang bermakna terhadap prestasi belajar siswa. Jadi semakin seseorang menderita anemia maka akan memperoleh prestasi yang cukup saja atau bahkan kurang. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat maka disarankan agar siswa putri hendaknya menjaga kondisi kesehatannya dengan jalan mengkonsumsi makanan sehat bergizi dan mengandung zat besi untuk menghindari anemia. Orang tua siswa hendaknya lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi siswa dengan memperbanyak konsumsi sayuran hijau untuk mencegah anemia dan sekolah hendaknya melakukan sosialisasi pentingnya kesehatan untuk mengurangi dan mencegah anemia melalui program-program UKS di sekolah.