Abstrak


Studi Perbandingan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Antara yang Menggunakan Metode Penemuan dengan Metode Pemberian Tugas di Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2008/2009


Oleh :
Nunik Kadmiyatun - X7106016 - Fak. KIP

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti proses belajar mengajar menggunakan metode penemuan dengan yang menggunakan metode pemberian tugas. (2) Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki prestasi belajar awal rendah dengan prestasi awal tinggi antara yang mengikuti proses belajar mengajar menggunakan metode penemuan dan yang menggunakan metode pemberian tugas. Sebagai variabel penelitian ini adalah metode pembelajaran sebagai variabel bebas dan prestasi belajar sebagai variabel terikat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pola eksperimen randomized control-group pretest-postest design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V dari 34 SD di kecamatan Kebakkramat, kabupaten Karanganyar pada tahun pelajaran 2008/2009 yang berjumlah 932 siswa. Sampel diambil dengan teknik pengambilan sampel kelompok (cluster sampling). Disamping itu, peneliti juga menggunakan teknik sampling acak (random sampling) setelah dibuat kelompok-kelompok sekolah dasar berdasarkan nilai UAS-BN. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data meliputi: pengujian persyaratan try out dengan rumus korelasi Product Moment dilanjutkan dengan rumus Spearman-Brown, pengujian Matching Sample (keseimbangan sampel) dengan rumus t test, pengujian hipotesis dengan uji t. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar mata pelajaran matematika antara yang proses belajar mengajarnya menggunaan metode penemuan dengan yang menggunakan metode pemberian tugas dengan hasil pengujian to0=02,187. Pada taraf signifikansi 5?ngan db = n1+n2-2 = 17 + 18 - 2 = 33 diperoleh t tabel (1-½?) = 2,042 maka –t1-½?< to>t1- ½ ?, atau -2,042<2>2,042. Setelah diuji lebih lanjut untuk mengetahui metode pembelajaran yang memiliki pengaruh yang lebih baik, maka didapat to (eksperimen) = 1,023 dan to (kontrol) = 0,630. Karena to (eksperimen) > to (kontrol) maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan pada kelompok eksperimen memberikan pengaruh yang lebih baik. (2) Tidak terdapat perbedaan prestasi belajar mata pelajaran Matematika antara siswa yang memiliki prestasi awal tinggi dengan siswa yang memiliki prestasi awal rendah yang pembelajarannya menggunakan metode penemuan dan metode pemberian tugas dengan hasil pengujian t test = 0,249 dengan db 35-4 = 31, dengan taraf signifikansi 5% maka diperoleh t tabel = 2,042. Karena t ? t tabel, karena 0,249 ? 2,042.