Abstrak


Analisis SWOT dalam Penanganan Sampah oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surakarta


Oleh :
Intan Pospita B. I - D0105085 - Fak. ISIP

ABSTRAK Setiap tahun jumlah sampah di Kota Surakarta semakin meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk dan tingkat konsumsi masyarakarat. Oleh karena itu perlu dilakukan penangananan sampah secara tepat oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surakarta (DKP Kota Surakarta) supaya sampah tidak menimbulkan dampak lain seperti gangguan kesehatan, banjir, dan sebagainya. Supaya penanganan sampah yang dilakukan oleh DKP Kota Surakarta dapat lebih maksimal maka perlu diketahui secara mendalam faktor lingkungan internal dan eksternal (Analisis SWOT) apa saja yang dapat mempengaruhi penanganan sampah yang dilakukan oleh DKP Kota Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi serta mengetahui faktor lingkungan Internal dan eksternal apa saja yang mempengaruhi penanganan sampah yang dilakukan oleh DKP Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian interpretif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisa data digunakan teknik analisis interaktif dan untuk menguji validitas data digunakan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini, penanganan sampah yang dilakukan oleh DKP Kota Surakarta dipengaruhi oleh lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan lingkungan eksternal (peluang dan ancaman). Faktor internal yang menjadi kekuatan bagi DKP Kota Surakarta untuk mewujudkan Kota Surakarta yang BERSERI yaitu jumlah sampah di TPA yang cukup banyak dan semakin bertambah dapat diolah menjadi kompos dan biogas, jumlah pegawai yang menangani sampah (Sub Dinas Kebersihan) DKP Kota Surakarta sudah memadai, bawahan dilibatkan dalam pengambilan keputusan, hubungan antar pegawai dan kerjasama antar seksi di Sub Dinas Kebersihan baik. Sedangkan kelemahan dalam penanganan sampah yaitu jumlah sampah yang besar jika tidak diolah dan hanya dibiarkan begitu saja akan menyebabkan TPA tidak akan dapat lagi menampung sampah, dana dan sarana prasarana penanganan sampah masih kurang. Faktor eksternal yang dapat menjadi peluang bagi penanganan sampah yang dilakukan DKP Kota Surakarta adalah adanya payung hukum, adanya dukungan dari Pemkot Kota Surakarta, koordinasi yang baik antara DKP Kota Surakarta dengan DPP dan KLH. Sedangkan ancaman yang harus dihadapi yaitu jumlah sampah yang semakin banyak karena munculnya pedagang kaki lima, partisipasi dan kesadaran masyarakat akan kebersihan masih kurang, masih banyak keluhan masyarakat, koordinasi dengan kelurahan masih kurang baik, pemulung cenderung membuat sampah di TPS berserakan, belum digunakannya teknologi pengolahan sampah modern dan belum adanya kerjasama dengan pihak swasta terkait pengelolaan sampah di TPA.