Abstrak


Komposisi Perbandingan Pasir Pantai Dengan Tongkol Jagung Sebagai Substrat Hidroponik Pada Pakcoy Dengan Beberapa Nutrisi


Oleh :
Danni Ramadhan - H.0712052 - Fak. Pertanian

Peningkatan kegiatan pasca panen industri pertanian jagung akan menghasilkan limbah berupa tongkol jagung yang jumlahnya akan terus bertambah. Tongkol jagung dapat dikembangkan atau dimanfaatkan menjadi substrat dalam sistim hidroponik. Substrat tongkol jagung memiliki sifat mudah terdekomposisi sehingga perlu dilakukan modifikasi dengan menambahkan pasir pantai. Pengujian dilakukan menggunakan tanaman pakcoy (Brassica chinensis) yang diharapkan dapat meningkatkan produksi pakcoy (Perwitasari 2012). Nutrisi AB mix adalah nutrisi siap pakai yang memang dirancang untuk budidaya secara hidroponik tetapi harganya mahal dan untuk mendapatkannya masih cukup sulit. Gandasil D dan pupuk organik cair (POC) diujikan dengan harapan mampu menggantikan nutrisi AB mix sebagai alternatif lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi pemberian nutrisi dan penggunaan substrat yang paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy.

Penelitian dilaksanakan mulai bulan April-Juni 2016 di Rumah Kaca B dan Laboratorium EMPT Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah jenis nutrisi yang terdiri dari 3 taraf yaitu nutrisi AB mix, Gandasil D, dan pupuk organik cair (POC). Faktor kedua adalah perbandingan substrat pasir dengan tongkol jagung yang terdiri dari 5 taraf yaitu 100%+0, 75%+25%, 50%+50%, 25%+75%, 0+100%. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, volume akar, berat brangkasan segar, berat brangkasan kering, persentase yang dikonsumsi dan kadar klorofil.

Substrat pasir 100% menunjukkan hasil yang paling baik sedangkan perbandingan substrat pasir 50% + tongkol jagung 50% menunjukkan hasil yang kurang maksimal. Nutrisi AB mix memiliki pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy sedangkan POC memiliki pengaruh yang kurang maksimal terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy. Terdapat interaksi antara perbandingan substrat dan pemberian nutrisi yang diberikan terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy yaitu pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat brangkasan segar dan berat brangkasan kering.