Abstrak


Dampak Sosial Ekonomi Berdirinya Minimarket Terhadap Toko Kelontong Disekitarnya (Analisis Deskriptif Toko Kelontong di Jl Ir Sutami dan Jl Kartika Jebres)


Oleh :
Juanda Yusuf Al Hudan - D.0112050 - Fak. ISIP

Keberadaan minimarket sudah semakin menjamur di Surakarta, untuk mengantisipasi keberadaan minimarket Pemerintah Kota Surakarta mengeluarkan Peraturan Daerah no 5 tahun 2011 tentang penataan dan pembinaan pusat perbelanjaan dan toko modern,akan tetapi Perda tersebut belum mampu melindungi para pedagang toko kelontong di Surakarta sehingga mengakibatkan toko kelontong mati, maka dari itu penulis ingin melihat dampak yang terjadi dari berdirinya minimarket terhadap toko kelontong disekitarnya dan dampak tersebut dilihat dari aspek sosial dan ekonominya.
Metode Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara informan secara purposional, dan studi dokumentas. Dalam penelitian ini mengacu pada pendapat Armour dalam Hadi tentang dampak sosial yang meliputi perubahan cara hidup, peubahan budaya dan komunitas. Sedangkan dari dampak ekonomi pendapat dari Carley dan Bustelo dalam Hadi melihat dari penurunan pendapatan dan kesempatan berusaha dari pedagang toko kelontong. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keberadaan minimarket memberikan dampak positif maupun negatif. Dampak positif yang timbul berupa munculnya kreativitas dan inovasi dari pedagang yang terdapat dalam perubahan cara hidup dan munculnya kelompok-kelompok sosial dalam lingkup pedagang toko kelontong yang saling memberi dukungan untuk bertahan dari gempuran minimarket. Selanjutnya dampak negatif berupa memunculkan kekhawatiran dalam berusaha, serta menimbulakan penurunan pendapatan yang signifikan.
Kata Kunci : Dampak sosial ekonomi, Toko Kelontong, Persaingan Usaha