Abstrak


Proposal evaluasi penerapan pernyataan standars akuntansi keuangan (PSAK) no. 59 pada perjanjian pembiayaan mudharabah (studi kasus di Bank Syariah Mandiri cabang Surakarta)


Oleh :
Budi Alamin - - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Akuntansi syari’ah adalah wacana baru dalam bidang akuntansi, wacana ini baru muncul ketika bermunculannya lembaga-lembaga keuangan syari’ah yang memulai berpraktik. Pencarian bentuk akuntansi yang sejalan dengan nilai-nilai syari’ah telah dilakukan oleh beberapa ilmuwan dan peneliti, walaupun hasilnya belum dapat dikatakan memuaskan terapi paling tidak suatu pencarian tersebut telah mendapatkan hasil berupa rumusan-rumusan normatif tentang bagaimana seharusnya sebuah laporan keuangan akuntansi syari’ah disajikan. Dan yang lebih menarik lagi bahwa laporan keuangan akuntansi syari’ah penggunaannya tidak hanya diperuntukan bagi lembaga keuangan syari’ah semata, tetapi dapat pula digunakan oleh lembaga lainnya yang concern ingin melaksanakan prinsip-prinsip syari’ah. Ciri yang melekat dari akuntans syari’ah adalah menampilkan kbenaran hakiki(jujur), dan menciptakan rasa keadilan bagi semua pengguna laporannya hal ini tentu menjadi sangat menarik bila dihubungkan dengan laporan pajak yang menganut selof assestment dimana WP diberikan kewenangan untuk menghitung, menyetorkan sendiri jumlah pajak yang terutang dalam SPT. Jelas hal ini sangat mebutuhkan pribadi-pribadi WP yang jujur untuk dapat melaporkan hasil usaha (penghasilannya) dalam laporan keuangannya secara benar(tidak hanya sekedar wajah dan masuk akal