Abstrak


Komunikasi Dialogis dalam Interaksi Pembelajaran di Sanggar Anak Alam Indonesia


Oleh :
Rusdiah Agustina - S231708026 - Pascasarjana

Artikel ini membahas tentang SALAM (Sanggar Anak Alam) Nitiprayan, Yogyakarta sebagai sekolah alternative yang sangat menghargai keunikan setiap pribadi siswa. fasilitator sebagai pendamping siswa dalam proses belajar yang berbasis riset dan dalam proses belajar fasilitator menggunakan komunikasi dialog dengan siswa untuk menghindari penyeragaman yang menyebabkan tidak munculnya kesadaran kritis pada siswa. SALAM masih dianggap sekolah yang tidak jelas karena siswa bersekolah tidak berseragam dan proses belajar yang tidak berdasarkan mata pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana interaksi pembelajaran siswa di SALAM dengan menggunakan teori komunikasi dialogis Martin Buber yang dengan adanya dialog masing-masing individu dapat saling mengerti dan terciptanya hubungan yang semakin dekat. Fasilitator dengan siswa dalam membangun proses belajar menggunakan
kesepakatan bersama dengan komunikasi dialog maka proses belajar berjalan sesuai dengan kesadaran dan tanggung jawab siswa serta hubungan siswa dengan fasilitatorpun menjadi dekat. Metode yang digunakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi dan dengan model komunikasi interaksional. Hasil penelitian ini menunjukkan komunikasi dialog antara fasilitator dengan siswa dalam proses belajar dapat membuat siswa memiliki motivasi untuk belajar, memiliki tanggung jawab dan kesadaran diri dalam belajar   
 
Kata kunci :  Komunikasi Dialogis, Interaksi Pembelajaran, Sanggar Anak Alam