Abstrak


Mitigasi Bencana terhadap Bahaya Longsor di Kabupaten Karanganyar


Oleh :
Endah Rusnaryati - S421808010 - Pascasarjana

Bahaya longsor masih menjadi ancaman masyarakat di Kabupaten Karanganyar yang sebagian wilayahnya mempunyai topografi bergunung. Masyarakat sadar akan bahaya longsor, namun mereka masih bertahan di daerah yang rawan longsor serta berusaha mencegah timbulnya kerugian yang lebih besar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tetap tinggal di daerah rawan longsor dan mengetahui teknik mitigasi yang dilakukan masyarakat. Lokasi penelitian dipilih secara
purposive sampling yakni desa yang rawan longsor dan masyarakat yang terdampak cukup banyak pada longsor sebelumnya. Lokasi terpilih adalah Desa Gerdu dan Desa Tawangmangu. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode wawancara (kuesioner terbuka) dengan responden masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana dan wawancara dengan tokoh kunci seperti Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat. Selanjutnya data dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan terdapat faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tetap bertahan di areal berpotensi longsor yaitu (1) sudah betah karena merupakan tanah kelahiran (2) tempat relokasi tidak seperti yang diharapkan, (3) tidak ada biaya pindah, (4) mata pencaharian sudah ada di tempat tinggalnya, (5) tidak ada pilihan tempat lain untuk pindah, (6) bahaya longsor masih bisa diantisipasi. Upaya mitigasi yang dilakukan masyarakat adalah (1) perbaikan dan pembersihan saluran air setiap memasuki musim hujan, (2) pembangunan tembok penahan tebing, (3) mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, (4) penutupan retakanĀ  tanah sebelum musim hujan datang, (5) menanam tanaman, (6) Kalau hujan deras berjaga-jaga. Oleh karena itu, pemahaman potensi longsor ditempat tinggal masyarakat dan sosialisasi tanda-tanda akan terjadi longsor masih perlu ditingkatkan.

Kata Kunci: longsor, faktor penyebab, teknik mitigasi, Kabupaten Karanganyar