Abstrak


Potensi Mata Air Mungup II untuk Kebutuhan Air Irigasi di Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali


Oleh :
Rian Ratnasari - K5402517 - Fak. KIP

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui jumlah air yang tersedia untuk irigasi dari Mataair Mungup II di Kecamatan Sawit (2) mengetahui jumlah airyang dibutuhkan untuk irigasi daerah oncoran Mataair Mungup II di Kecamatan Sawit (3) mengetahui imbangan air dari Mataair Mungup II untuk kebutuhan irigasi di Kecamatan Sawit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh sawah irigasi di daerah oncoran Mataair Mungup II. Seluruh populasi (seluruh sawah irigasi daerah oncoran mataair Mungup II seluas 69,80 Ha) menjadi obyek penelitian, sehingga tidak menggunakan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengukuran langsung di lapangan, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengukur kebutuhan air irigasi dengan mengalikan kebutuhan air per fase setiap tanaman dan luas tanam masing-masing tanaman di daerah penelitian. Teknik analisis data untuk mengukur ketersediaan air dengan perhitungan langsung debit yang terdapat di setiap blok irigasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) jumlah air yang tersedia untuk irigasi di daerah oncoran Mataair Mungup II pada saat penelitian adalah sebesar 2.747.520 m3/musim kemarau. (2) kebutuhan air untuk irigasi daerah oncoran Mataair Mungup II pada saat penelitian lebih besar daripada ketersediaan air dari Mataair Mungup II yaitu sebesar 6.102.627 m3/musim kemarau (3) imbangan air dari Mataair Mungup II pada saat penelitian di Kecamatan Sawit mengalami defisit air karena areal pertanian kebanyakan ditanami dengan tanaman yang membutuhkan banyak air selama masa pertumbuhannya. Dari 10 blok irigasi yang menjadi daerah oncoran Mataair Mungup II, terdapat 8 blok irigasi mengalami defisit air yaitu sebesar 3.355.107 m3/musim kemarau dan 2 blok irigasi mengalami surplus air sebesar 722.133,50 m3/musim kemarau.