Abstrak


Perancangan bangunan e-museum batak sebagai media informasi pengenalan budaya batak dengan teknologi virtual reality berbasis android


Oleh :
Bernando Haybet Mahulae - M3116016 - Fak. MIPA

Masyarakat Batak Toba adalah salah satu masyarakat yang memiliki banyak keunikan mulai dari bahasa, sistem perkawinan, sistem kekerabatan serta mereka memiliki falsafah hidup yang sangat mereka junjung tinggi yaitu Dalihan Na Tolu. Masyarakat Batak Toba banyak kita jumpai di berbagai tempat di Indonesia. Meskipun sudah berbeda budaya maupun tradisi, Masyarakat suku Batak Toba selalu bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dan mereka hidup menyatu didalamnya. Masyarakat Batak Toba akan selalu menjaga dan melestarikan adat budaya yang mereka miliki meskipun mereka sudah berada jauh di perantauan.  Di dalam setiap aktivitas yang dilakukan masyarakat Batak Toba akan tetap menggunakan adat budaya serta simbol-simbol budaya yang mencerminkan keberadaan (eksistensi) mereka sendiri. Mereka akan lebih senang bila adat budaya dikenal baik oleh seluruh masyarakat yang ingin mengetahuinya.
Virtual Reality (VR) merupakan teknologi yang menggabungkan objek tiga dimensi (3D) dipadukan dengan pendengaran dan pengelihatan yang menghasilkan efek pengguna seakan sedang berada dalam lingkungan virtual.  Pengenalan budaya adat suku Batak dengan memasukkan materi kedalam sebuah lingkungan berteknologi VR dapat menjadikan pengenalan semakin menarik serta visual dan sampai saat ini aplikasi media pengenalan dan informasi budaya batak masih minim yang menerapkan konsep Virtual Reality dalam pengembangannya. Berdasarkan hal tersebut maka dibuat aplikasi 3D Virtual Reality : Virtual Reality Museum Batak menggunakan tool Unity 3D Engine berbasis android. Virtual Reality Museum Batak terdiri dari Museum, Rumah Adat, Pakaian Adat dan object informasi lainnya. Pembuatan VR Museum Batak menggunakan Unity 3D sebagai engine. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi Virtual Museum Batak berbentuk file .apk yang dijalankan pada perangkat android dengan memiliki sensor gyroscope. 3D Virtual Reality : Virtual Reality Museum Batak diharapkan mampu menciptakan gambaran visual media informasi tentang budaya Batak, sehingga dapat dijadikan sebagai media perkenalan budaya dan juga sebagai sarana informasi yang interaktif.
Kata kunci : Virtual Reality, Mobile, 3D, Unity3D, Android, Budaya Batak