;

Abstrak


Implikatur pada tindak tutur bahasa penderita afasia global dan relevansinya dengan bahan ajar pragmatik di perguruan tinggi


Oleh :
Ponco Santoso - S841702010 - Sekolah Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan bentuk ujaran penderita afasia global penutur bahasa Jawa; 2) Mendeskripsikan bentuk respons verbal dan nonverbal penderita afasia global penutur bahasa Jawa dalam berkomunikasi secara kontekstual; 3) Mendeskripsikan bentuk implikatur ujaran penderita afasia global penutur bahasa Jawa; 4) Mendeskripsikan relevansi hasil penelitian dengan mata kuliath pragmatik di perguruan tinggi.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deksriptif dengan data diperoleh menggunakan beberapa cara. Data primer diperoleh menggunakan motode catat simak, perekaman, serta wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh menggunakan metode wawancara. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan subjek tunggal. Sumber data merupakan penutur bahasa Jawa yang menderita afasia global dengan data primer berupa tuturan yang direkam selama dua tahun. Data kemudian dianalisis dengan teknik padan, dengan cara mengambil satuan-satuan linguistiknya. Kemudian data divalidasi dengan triangulasi sumber, serta triangulasi teori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur yang dilakukan oleh subjek ditandai bukan hanya dengan penanda linguistik, tetapi juga penanda non- linguistik. Penanda linguistik pada tindak tutur subjek antara lain tuturan, serta intonasi. Selain itu penanda non-linguistik yang ditemukan berupa gestur. Penanda- penanda tersebut menjadi penanda pokok dalam mengidentifikassi tindak tutur. Selain itu, penanda tersebut digunakan juga oleh mitra tutur dalam menginterpretasikan implikatur yang dilakukan oleh subjek. Selain penanda, untuk menginterpretasikan implikatur yang dilakukan oleh subjek, mitra tutur akan melakukan rekonfirmasi berupa pertanyaan ulang untuk memastikan praanggapan yang dimiliki mitra tutur terhadap tuturan subjek selaras dengan maksud yang akan disampaikan oleh subjek.
Simpulan dari penelitian ini adalah tindak tutur dan implikatur oleh subjek diinterpretasikan menggunakan berbagai penanda seperti gestur, tuturan, serta intonasi. Selain itu rekonfirmasi juga dibutuhkan untuk penegasan maksud oleh mitra tutur kepada subjek.

kata kunci       : afasia global, gestur, implikatur, intonasi, penanda, rekonfirmasi, tindak tutur