Penulis Utama : Fajar Martha D
NIM / NIP : H0305065
× ABSTRAK Peningkatan produksi pertanian tanaman hortikultura, khususnya tanaman buncis tidak akan mempunyai arti jika produk tersebut tidak dapat tersampaikan dengan baik kepada konsumen. Dalam proses penyampaian produk pertanian dari produsen ke konsumen memerlukan jasa pemasaran dari lembaga-lembaga pemasaran. Keuntungan yang diambil oleh setiap lembaga pemasaran serta biaya pemasaran merupakan komponen dari margin pemasaran, yang menyebabkan terjadinya perbedaan harga di tingkat produsen dan di tingkat konsumen. Menurut Handayani dan Minar (2000), perbedaan harga ini juga ditentukan oleh tingkat keterpaduan pasar. Keterpaduan pasar menunjukkan bahwa harga di pasar lokal mengikuti harga di pasar acuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterpaduan pasar buncis dalam jangka pendek antara Pasar Tawangmangu Kabupaten Karanganyar dengan Pasar Legi Kota Surakarta. Metode dasar penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive), yaitu Pasar Tawangmangu Kabupaten Karanganyar sebagai pasar produsen dan Pasar Legi Kota Surakarta sebagai pasar konsumen. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, berupa data harga buncis selama 36 bulan, yaitu dari Januari 2006 sampai Desember 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpaduan pasar buncis dalam jangka pendek antara Pasar Tawangmangu Kabupaten Karanganyar dengan Pasar Legi Kota Surakarta rendah, hal ini ditunjukkan dengan nilai IMC yang nilainya lebih dari satu yaitu 2,06 yang berarti bahwa hanya sedikit informasi tentang perubahan harga yang terjadi di Pasar Legi yang ditransmisikan ke Pasar Tawangmangu. Harga cenderung dipengaruhi oleh harga di Pasar Tawangmangu pada bulan sebelumnya dan selisih harga di Pasar Legi itu sendiri pada suatu bulan dengan bulan sebelumnya. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi rendahnya keterpaduan pasar buncis dalam jangka pendek antara Pasar Tawangmangu dengan Pasar Legi adalah tidak tersampaikannya informasi pasar, dan petani enggan memasarkan produk mereka langsung ke konsumen Setelah melihat tingkat keterpaduan pasar yang rendah antara Pasar Tawangmangu dengan Pasar Legi maka, diharapkan petani lebih aktif dalam mencari informasi perubahan harga di pasar konsumen melalui via telephone.
×
Penulis Utama : Fajar Martha D
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0305065
Tahun : 2009
Judul : Analisis keterpaduan pasar buncis antara pasar Tawangmangu Kabupaten Karanganyar dengan pasar legi kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2009
Program Studi : S-1 Sosial Ekonomi Pertanian
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Sosial Ekonomi Pertanian-H.0305065-2009
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Erlyna Wida Riptanti, SP.MP
2. Setyowati, SP, MP
Penguji :
Catatan Umum : 2418/2009
Fakultas : Fak. Pertanian
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.