Penulis Utama : Dwi Nurwanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M.0304035
Tahun : 2009
Judul : Sintesis dan karakterisasi kompleks diaquatrisbarbitalklorotembaga(ii) klorida monohidrat dan trisfenobarbitaltembaga(ii) klorida
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Kimia-M.0304035-2009
Subyek : SINTESIS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian tentang kompleks tembaga(II) dengan barbital dan fenobarbital bertujuan untuk mengetahui cara sintesis, formula, dan karakteristik dari masing-masing kompleks yang terbentuk. Kompleks tembaga(II) dengan barbital dan fenobarbital telah disintesis dengan perbandingan mol logam dan mol ligan 1 : 4 dalam metanol. Terbentuknya kompleks ditandai adanya pergeseran panjang gelombang maksimum spektra elektronik kompleks. Formula kompleks yang diperkirakan dari analisis kadar Cu dalam kompleks dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) adalah Cu(barbital)3Cl2(H2O)n (n=2, atau 3) dan Cu(fenobarbital)3Cl2(H2O)n (n=1, 2, atau 3). Pengukuran daya hantar listrik dengan konduktivitimeter menunjukkan perbandingan muatan kation:anion = 1 : 1 untuk kompleks Cu(II)-barbital, hal ini menunjukkan satu Cl- terkoordinasi pada atom pusat Cu2+ sebagai ligan sedang untuk kompleks Cu(II)-fenobarbital perbandingan muatan kation:anion = 2 : 1, hal ini menunjukkan Cl- tidak terkoordinasi pada atom pusat Cu2+ tetapi berkedudukan sebagai anion. Analisis termal dengan Differential Thermal Analyzer (DTA) menunjukkan bahwa kompleks Cu(II)-barbital mempunyai tiga molekul H2O sedangkan untuk kompleks Cu(II)-fenobarbital tidak menunjukkan adanya molekul H2O dengan demikian formula kompleks yang mungkin adalah [Cu(barbital)3(H2O)2Cl]Cl.H2O dan [Cu(fenobarbital)3]Cl2. Data spektra IR menunjukkan adanya pergeseran serapan gugus fungsi (›N-H) untuk kompleks [Cu(barbital)3(H2O)2Cl]Cl.H2O yang mengindikasikan gugus fungsi tersebut terkoordinasi pada atom pusat Cu2+ secara monodentat. Kompleks [Cu(fenobarbital)3]Cl2 menunjukkan adanya pergeseran serapan gugus fungsi (›N-H) serta (›C=O) yang mengindikasikan gugus fungsi tersebut terkoordinasi pada atom pusat Cu2+ secara bidentat. Pengukuran momen magnet dengan Magnetic Susceptibility Balance (MSB) menunjukkan bahwa kedua kompleks bersifat paramagnetik dengan μeff = 1,73–1,74 BM. Spektra UV-Vis menghasilkan satu puncak serapan pada panjang gelombang 542,5 nm (18433 cm-1) untuk kompleks [Cu(barbital)3(H2O)2Cl]Cl.H2O dan 517,5 nm (19324 cm-1) untuk kompleks [Cu(fenobarbital)3]Cl2. Hal ini mengindikasikan kedua kompleks berstruktur oktahedral dengan transisi 2Eg → 2T2g. Perkiraan harga 10 Dq (∆0) untuk kompleks [Cu(barbital)3(H2O)2Cl]Cl.H2O sebesar 220,3 kJmol-1 dan kompleks [Cu(fenobarbital)3]Cl2 sebesar 231,0 kJmol-1. Kata kunci : Sintesis, Karakterisasi, Kompleks Cu(II), Barbital, Fenobarbital
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Dwi Nurwanto.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sentot Budi Rahardjo, Ph.D.
2. I.F. Nurcahyo, M.Si
Catatan Umum : 3041/2009
Fakultas : Fak. MIPA