Penulis Utama : Ita Meilasari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis perbandingan pendapatan usahatani pesanggem dengan sistem plong dan tumpangsari pada perhutanan sosial di Kabupaten Boyolali
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian NIM.H0301020-2005
Subyek : KEHIDUPAN TANI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan besarnya pendapatan usahatani, tingkat efisiensi, marjin pendapatan dan penerimaan dari bagi hasil kayu yang diterima oleh petani pesanggem dengan sistem plong dan tumpangsari pada Perhutanan Sosial di Kabupaten Boyolali.

Teknik pelaksanaan penelitian yang digunakan adalah teknik survey dengan metode dasar deskriptif analitis komparatif. Pengambilan lokasi penelitian untuk sistem plong dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Desa Sambeng, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, yaitu pada petak 14, 15 dan 16. Lokasi penelitian untuk sistem tumpangsari diambil dari daerah yang sama secara sengaja (purposive) pula yaitu pada petak 13. Pengambilan sampel petani pesanggem dengan sistem plong menggunakan metode Proporsional Random Sampling, sedangkan untuk sistem tumpangsari menggunakan metode Simple Random Sampling. Masing-masing diambil 40 orang sebagai sampel.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani petani pesanggem dengan sistem plong adalah Rp. 2.039.650,-/Ha, lebih besar daripada petani pesanggem dengan sistem tumpangsari yang hanya Rp. 667.900,-/Ha. Hasil analisis uji t dengan program SPSS didapat nilai probabilitas 0,00 yang lebih kecil dari 0,05 yang berarti berbeda nyata yaitu bahwa besarnya pendapatan usahatani petani pesanggem dengan sistem plong berbeda dengan petani pesanggem dengan sistem tumpangsari.

Hasil perhitungan R/C Ratio petani pesanggem dengan sistem plong adalah 1,81 sedangkan petani pesanggem dengan sistem tumpangsari adalah 1,31. Kedua usahatani tersebut sudah efisien untuk dilakukan. Sedangkan nilai B/C Ratio yang didapat adalah 3,56 yang berarti bahwa usahatani petani pesanggem dengan sistem plong untung bila dibandingkan dengan petani pesanggem dengan sistem tumpangsari.

Selain dari usahatani, petani pesanggem mendapatkan penerimaan dari bagi hasil kayu. Besarnya penerimaan petani pesanggem dengan sistem plong dan tumpangsari dari bagi hasil kayu masing-masing sebesar Rp. 1.229.425,-/Ha dan Rp. 2.445.300,-/Ha.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Moh Harisudin, MSi
2. Setyowati, SP. MP
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian