Penulis Utama : Irawan Murti Broto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F3303148
Tahun : 2009
Judul : Evaluasi ketepatan penentuan harga pokok produksi dengan metode job order costing pada sarana design dan cetak di Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Prog. D III Akuntansi Keuangan-F.3303148-2009
Subyek : JOB ORDER COSTING
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Sarana Design dan Cetak merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang usaha percetakan. Dalam proses produksinya Sarana Design dan Cetak mendasarkan pada pesanan atau order yang diterima, sehingga dalam penghitungan harga pokok produksi menggunakan  job order costing method. Sarana Design dan Cetak harus mampu melakukan penghitungan harga pokok produksi sebagai dasar penetapan harga jual pada saat pesanan diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penghitungan harga pokok produksi beserta unsur-unsur biaya produksi yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Untuk tujuan ini, penulis menggunakan contoh penghitungan pesanan Dus Obat Grathason dengan hasil penelitian bahwa Sarana Design dan Cetak menggunakan pendekatan Full costing yaitu penentuan harga pokok produksi yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok produksi, yang pengumpulan biaya terdiri dari biaya bahan baku, biaya cetak, biaya finishing, dan biaya penunjang produksi. Dalam penentuan harga pokok produksi menjadi kurang tepat karena tidak memperhitungkan dasar biaya overhead pabrik. Hasil penelitian mendasari penulis untuk mengajukan rekomendasi pada Sarana Design dan Cetak dalam penghitungan harga pokok produksinya. Sarana Design dan Cetak hendaknya mengelompokkan unsur-unsur biaya yang benar yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Sarana Design dan Cetak hendaknya melakukan penghitungan harga pokok produksi dengan mengakumulasi semua biaya produksi sesuai dengan teori akuntansi biaya. Untuk pembebanan biaya overhead pabrik Sarana Design dan Cetak hendaknya menggunakan dasar pembebanan yang ditentukan di muka dengan dasar tarif per penentuan berdasarkan nilai pemakaian baku karena elemen biaya overhead pabrik yang dominan bervariasi dengan nilai bahan baku Sarana Design dan Cetak. Untuk dapat menerapkan biaya overhead pabrik ditentukan di muka, Sarana Design dan Cetak harus mampu menentukan taksiran jumlah pemakaian bahan baku dan taksiran biaya overhead pabrik untuk satu periode tertentu. Sarana Design dan Cetak hendaknya memperhitungkan biaya tenaga kerja tidak langsung dan biaya depresiasi aktiva tetap dalam penghitungan harga pokok produksi. Sarana Design dan Cetak hendaknya membuat kartu harga pokok pesanan yang dapat digunakan untuk mengumpulkan biaya produksi tiap pesanan produk tertentu dan dicatat secara rinci di dalam kartu harga pokok pesanan.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Irawan Murti Broto.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Anas Wibawa, SE., MSi., Ak.
Catatan Umum : 3784/2009
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis