Penulis Utama : Prihananto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F3504052
Tahun : 2009
Judul : Analisis pengaturan efisiensi layout fasilitas produksi Kain grey PT. Delta merlin dunia textile ii Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Prog. D III Manajemen Industri-F.3504052-2009
Subyek : LAYOUT
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk melakukan analisis yang terbatas untuk menjawab permasalahan pengaturan efisiensi layout fasilitas produksi. Pengaturan efisiensi dalam layout produk dapat dijawab dengan metode keseimbangan lini atau keseimbangan aliran proses produksi dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi, meminimumkan waktu kosong, dan memperlancar proses produksi. Obyek tempat penelitian dilakukan di Perusahaan PT. Delta Merlin Dunia Textile II. Dalam penelitian ini dikhususkan pada bagian shuttle ( unit 2 ) proses produksi kain grey, yaitu kain jenis rayon. Jenis data yang diperoleh untuk pembahasan permasalahan pengaturan efisiensi layout fasilitas produksi adalah data kualitatif yang berupa: urutan elemen pekerjaan, kemudian data kuantitatif yang berupa: waktu operasi = 24 jam, kapasitas keluaran = 80 bal / hari, waktu siklus = 18 menit / bal,waktu tiap - tiap elemen pekerjaan dalam menyelesaikan pekerjaan ( proses warping = 10,34 menit, sizing = 7,58 menit, cucuk,= 16,5 menit, palet = 12,5 menit, tenun = 17,6 menit, inspekting = 6,6 menit, folding = 3,57 menit ). Dengan demikian total waktu seluruh elemen pekerjaan yaitu; 74,69 menit. Metode pengumpulan data dilakukan dengan : observasi, wawancara, dan pemeriksaan dokumen perusahaan. Berdasarkan hasil pembahasan dalam BAB III, maka proses produksi kain grey tenun akan lebih efisien apabila menggunakan 5 stasiun kerja dibandingkan menggunakan 6 stasiun kerja. Pengelompokkan dalam 5 stasiun kerja masing – masing adalah : Stasiun kerja I adalah A dan B, stasiun kerja II adalah C saja, stasiun kerja III adalah D saja, stasiun kerja IV adalah E saja, stasiun kerja V adalah F dan G. Tingkat efisiensi yang akan diperoleh perusahaan apabila menggunakan 5 stasiun kerja adalah 82 % dengan waktu kosong 15,31 menit, sedangkan apabila menggunakan 6 stasiun kerja, tingkat efisiensi akan lebih rendah, yaitu sebesar 69 % dengan waktu kosong 33.31 menit .
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
TA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. LILIK DWI SUNARDIANTO, M.Ec
Catatan Umum : 3779/2009
Fakultas :