Penulis Utama : Sumadi Agus Prayitno
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis keuangan daerah di Kabupaten Sleman periode 1990/1991-2003 (perbandingan era sebelum OTDA dan pada era OTDA)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F1103029-2005
Subyek : MANAJEMEN KEUANGAN-PEMERINTAH DAERAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut pertama, untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah Kabupaten Sleman baik pada Era Sebelum Otonomi Daerah maupun pada Era Otonomi Daerah. Tujuan kedua, mengetahui kemandirian keuangan daerah Kabupaten Sleman dalam membiayai penyelenggaraan otonomi, sedangkan tujuan ketiga, untuk mengetahui kesiapan Pemerintah Daerah Kabupatren Sleman dalam penyelenggaran Otonomi Daerah. Dalam penelitian ini diangkat kasus keuangan daerah di Kabupaten Sleman Propinsi D.I Yogyakarta dengan tinjauan APBD tahun anggran 1990/1991 sampai tahun anggaran 2003. Data yang dibutuhkan adalah data sekunder dari BPKD, BPS dan instansi yang terkait dengan keuangan daerah.

Penelitian ini dilkasanakan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil dari analisis deskriptif menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sleman mengalami peningkatan yang ditunjukan dari besarnya PDRB, jika dilihat dari persentase masing-masing sektor terhadap PDRB pada tahun 2003 sektor Perdagangan Hotel dan Restoran serta sektor Industri Pengolahan memiliki distribusi terbesar. Hasil analisis kuantitatif menunjukan bahwa Kabupaten Sleman belum mampu secara keuangan dalam pelaksanaan otonomi daerah. Bila dilihat dari Derajat Desentrasliasi Fiskal, Kebutuhan Fiskal, Kapasitas Fiskal, Upaya Atau Posisi Fiskal, Matrisk Potensi PAD, Rasio Aktivitas (Keserasian) serta Efektivitas dan Efesiensi PAD, selanjutnya Kabupaten Sleman belum mandiri secara keuangan dalam membiayai penyelenggaran Otonomi Daerah jika diukur dengan Rasio Kemandirian dan pola hubungannya, Kemudian Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman belum siap penyelenggaran Otonomi Daerah jika dilihat dari Rasio PAD terhadap Pengeluaran Total, Rasio PAD dan Bagi Hasil terhadap Pengeluaran Total, Rasio PAD terhadap Pengeluaran Rutin, rasio PAD dan Bagi Hasil terhadap Pengeluaran Rutin.

Hasil penenlitian menunjukan bahwa Kabupaten Sleman dari sisi keuangannya belum mampu untuk melaksanakan otonomi daerah. Hal ini terlihat dengan proporsi Pendapatan Asli Daerah terhadap Total Penerimaan Daerah yang rendah sekali baik Era Sebelum Otonomi Daerah dan pada Era Otonomi Daerah. Tingkat  kemandirian Kabupaten Sleman hanya sebesar 14.04% dengan pola hubungan yang instruktif sedangkan rasio Pendapatan Asli Daerah dan Bagi Hasil terhadap Total Pendapatan Daerah baik pada Era Sebelum Otonomi Daerah maupun pada Era Otonomi Daerah masih sangat kecil. Dengan demikian, diharapkan Kabupaten Sleman dalam pelaksanaan Otonomi Daerah dapat meningkatkan kemampuan keuangan daerahnya baik secara ekstensifikasi yaitu dengan peningkatan PAD dan secara instensifikasi yaitu dengan peningkatan kinerja pengelolaan pemungutan pajak.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Kresno Sarosa Pribadi, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis