Penulis Utama : H.Andi Widagdo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Perbandingan Daya Antifungi Ekstrak Daun Sirih (Piper betle linn.) dengan Flukonazol pada Candida albicans invitro
Edisi : -
Imprint : Surakarta - FKUNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-FKUNS Nim. G0001101, 2004
Subyek : PARASITOLOGI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK H.Andi Widagdo, G0001101, 2004; Perbandingan Daya Antifungi Ekstrak Daun Sirih (Piper betle linn.) dengan Flukonazol pada Candida albicans invitro Keputihan merupakan penyakit yang masih sering dijumpai pada wanita. Penyakit ini pada umumnya ( 42%) disebabkan oleh jamur Candida albicans. Selama ini pengobatan bagi penderita infeksi jamur Candida adalah dengan memberikan antijamur sintetik. Salah satu yang umum diberikan bagi penderita infeksi jamur Candida adalah flukonazol. Harga antibiotik untuk jamur yang mahal dan juga efek samping yang ditimbulkan, menjadi keluhan utama pengobatan keputihan. Sirih berdasarkan pengalaman tradisional digunakan untuk pengobatan keputihan. Berdasar studi minyak atsiri dalam daun sirih secara invitro terbukti dapat menghambat, membunuh jamur Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan daya antifungi antara ekstrak daun sirih dengan flukonazol pada Candida albicans secara invitro. Penelitian ini bersifat ekeperimental laboratorium. Sampel penelitian berupa biakan Candida albicans yang telah teridentifikasi. Tekhnik sampling yang digunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel seluruhnya 48 plate sampel. Kemudian sampel dibagi 3 kelompok, 16 plate diberi perlakuan ekstrak daun sirih, 16 plate diberi perlakuan flukonazol sedangkan 16 plate sebagai kontrol diberi aquades. Metode yang digunakan untuk menilai kekuatan daya antifungi adalah metode diffusi. Hasil penilaian kekuatan daya antifungi terhadap 48 sampel, didapat dengan mengukur zona sensitivitas yang terbentuk pada plate. Untuk uji statistik digunakan Independent sampel T test program spss for windows version 10.0. Uji statistik dengan tingkat kemaknaan () = 0,05, derajat kebebasan (df ) = 30, pengujian dua arah didapatkan t table = 2,042 sedangkan t hitung ( t output) = 0,466. Dari hasil analisis statistik dapat disimpulkan bahwa daya antifungi ekstrak daun sirih konsentrasi 4% pada Candida albicans invitro tidak berbeda secara nyata dengan flukonazol 25 g. Saran perlu dilakukan penelitian perbandingan daya antifungi ekstrak daun sirih dengan flukonazol pada Candida albicans secara invivo. Kata kunci : Sirih Flukonazol-Candida albicans
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Murkati, dr., MKes.
2. Darukutni, dr.
Catatan Umum : TIDAK ADA
Fakultas : Fak. Kedokteran