Penulis Utama : Asti Hanifah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis kinerja pajak dan retribusi daerah di Kab. Kulon Progo Th.1995/1996-th.2004.
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak.Ekonomi NIM.0101020
Subyek : PAJAK DAERAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ANALISIS KINERJA PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH

DI KABUPATEN KULON PROGO

TH 1995/1996 – TH 2004

Asti Hanifah

F 0101020

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis target dan realisasi Pajak dan Retribusi Daerah di Kabupaten Kulon Progo pada periode sebelum UU No.18 Tahun 1997, sesudah UU No. 18 Tahun 1997, dan sesudah UU No. 34 Tahun 2004 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Selain itu juga untuk mengetahui laju pertumbuhan Pajak dan Retribusi Daerah, mengetahui laju kontribusi Pajak dan Retribusi Daerah, serta untuk mengetahui kondisi dari berbagai jenis Pajak dan Retribusi Daerah dilihat dari sisi Matrik Kinerja Pajak dan Retribusi Daerah.

Data yang digunakan adalah data target dan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama 10 (sepuluh) tahun anggaran, yaitu dari Tahun Anggaran 1995/1996 sampai Tahun Anggaran 2004 yang merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pengelola Keuangan Daerah. Selain itu juga menggunakan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 1994 sampai tahun 2004 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Deskriptif dan analisis Uji Hipotesis. Analisis Deskriptif dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang perkembangan realisasi penerimaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo, khususnya penerimaan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sedangkan analisis Uji Hipotesis digunakan untuk mengkaji kebenaran dari pernyataan-pernyataan seperti yang telah dirumuskan dalam hipotesis.

Penelitian ini menggunakan beberapa alat analisis. Untuk menganalisis upaya Pajak dan Retribusi Daerah menggunakan analisis upaya Pajak dan Retribusi Daerah yang diuji dengan uji koefisien trend. Untuk menganalisis Rasio Koleksi (CRF) Pajak dan Retribusi Daerah menggunakan rasio antara realisasi dan target penerimaannya yang diuji dengan uji mean. Selain itu juga menggunakan analisis pertumbuhan (GF) yang diuji dengan uji mean, dan analisis kontribusi (CF) yang diuji dengan uji trend, serta Matrik Kinerja Pajak dan Retribusi Daerah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode sebelum UU No. 18 Tahun 1997 upaya Pajak dan Retribusi Daerah menunjukkan kecenderungan yang menurun, sedangkan pada periode sesudah UU No. 18 Tahun 1997 menunjukkan kecenderungan yang meningkat. Hasil perhitungan kolektivitas Pajak Daerah sebelum UU No. 18 Tahun 1997 dan sesudah UU No. 34 Tahun 2000 belum mencapai 100% dan sesudah UU No. 18 Tahun 1997 mencapai lebih 100%. Kolektivitas Retribusi Daerah pada periode sebelum UU No. 18 Tahun 1997 dan sesudah UU No. 34 Tahun 2000 mencapai lebih 100% dan sesudah UU No. 18 Tahun 1997 belum mencapai 100%. Hasil perhitungan pertumbuhan Pajak Daerah pada periode sebelum UU No. 18 Tahun 1997 bernilai negatif, sedangkan sesudah UU No. 18 Tahun 1997 dan sesudah UU No. 34 tahun 2000 bernilai positif. Pertumbuhan Retribusi Daerah pada periode sebelum dan sesudah UU No. 18 Tahun 1997 serta sesudah UU No. 34 Tahun 2000 bernilai negatif. Hasil perhitungan kontribusi Pajak dan Retribusi Daerah pada periode sebelum UU No. 18 Tahun 1997 menunjukkan kecenderungan yang menurun, sedangkan pada periode sesudah UU No. 18 Tahun 1997 menunjukkan kecenderungan yang meningkat. Hasil perhitungan Matrik Kinerja Pajak dan Retribusi Daerah menunjukkan bahwa pada periode sebelum UU No. 18 Tahun 1997 dan sesudah UU No. 34 Tahun 2000 banyak jenis Pajak dan Retribusi Daerah yang masuk dalam kategori terbelakang. Pada era sesudah UU No. 18 Tahun 1997 banyak jenis Pajak dan Retribusi Daerah yang masuk dalam kategori berkembang.

Berdasar hasil penelitian tersebut, saran yang disampaikan antara lain: pertama, peningnkatan kinerja pemungutan Pajak dan Retribusi Daerah serta menggali obyek pungutan baru. Kedua, perlunya prinsip yang harus dipegang dalam penentuan target Pajak dan Retribusi Daerah untuk disesuaikan dengan potensi yang ada. Ketiga, meninjau kembali ketentuan tarif dan pengembangan sasaran sesuai dengan peraturan daerah yang ada. Keempat, peningkatan pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah dan kelima, Pajak dan Retribusi Daerah perlu dikembangkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak dan Retribusi Daerah.

Kata kunci: Pendapatan Asli Daerah, Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Produk Domestik Regional Bruto

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Sumardi, SE
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis