Penulis Utama : Maryatul Kiptiyah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Cerita rakyat Ki Ageng Wanatara di desa Catur kecamatan Sambi kabupaten Boyolali
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2005
Kolasi : xi, 88 hal.; ilus.,lamp.; 4 inc
Sumber : UNS-FSSR NIM. C 0101035
Subyek : CERITA RAKYAT - BOYOLALI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Maryatul Kiptiyah, 2005, Cerita Rakyat Ki Ageng Wanatara, Di Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali (Tinjauan Sosiologi Sastra). Sastra Daerah Fakultas Sastra Dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian terhadap Cerita Rakyat Ki Ageng Wanatara menggunakan tinjauan Sosiologi Sastra dengan maksud untuk mengetahui prilaku masyarakat terhadap cerita tersebut. Permasalahan yang diambil dalam penelitian adalah Profil masyarakat Desa Catur, Bentuk dan Konteks Cerita, Fungsi Cerita, Relevansi antara cerita dengan kehidupan masyarakat saat ini. Sesuai dengan permasalahan, maka tujuan penelitian adalah Mendeskripsikan profil masyarakat Desa Catur, mendeskripsikan Struktuur Cerita, Mendeskripsikan Fungsi Cerita, MenungkapRelevansi antara cerita dengan kehidupan masyarakat saat ini. Bentuk penelitian adalah deskriptif kualitatif, yang prosesnya mendeskripsikan data-data yang telah diperoleh dari masyarakat pemilik dan pendukung cerita. Lokasi penelitian adalah di Dusun Wanatara Desa Catur Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali Propinsi Jawa Tengah. Populasi penelitian adalah para pengunjung dan masyarakat di Sekitar lokasi sumber cerita dengan sampel masyarakat yang mewakili kelompoknya. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang didapat dari informan tentang cerita sehubungan dengan Cerita Rakyat Ki Ageng Wanatara, serta tanggapannya dan data skunder yang merupakan referensi yang mendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan content analisis. Pengolahan data dilakukan dengan proses yang saling berkaitan dan berkesinambungan, dengan tahapan analisis interaktif. Pembahasan berisi tentang Masyarakat Desa Catur yang mempercayai Cerita Rakyat Ki Ageng Wanatara dan di dominasi oleh penduduk dengan profesi sebagai petani dan Mayoritas penduduk di desa ini beragama Islam. Bentuk cerita dari cerita rakyat ini adalah dongeng dalam bentuk legenda dan dikategorikan dalam legenda local legend, Item ini masih dipraktekkan dalam masyarakat, umumnya masyarakat memperoleh item folklore ini dari pengalaman pribadi serta dari pencerita sebelumnya. Dalam menyampaikan cerita, biasanya dengan tujuan dan maksud tertentu. Selain itu penyampaian cerita tidak terikat waktu. Fungsi dari cerita Rakyat Ki Ageng Wanatara adalah sebagai sistem proyeksi pencerminan angan-angan, sebagai sarana untuk mengukuhkan tempat keramat, sebagai alat pendidikan, sebagai pengawas norma-norma masyarakat, serta sebagai sarana hiburan.Relevansi antara Cerita Rakyat Ki Ageng Wanatara dengan kehidupan masyarakat saat ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang menganggap masih relevan dan kelompok yang menganggap cerita ini sudah tidak relevan lagi. Kelompok relevan menganggap bahwa cerita ini berguna secara langsung bagi mereka, sedangkan kelompok tidak relevan, menganggap cerita ini tidak memiliki pengaruh apa-apa dalam kehidupan.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Endang Siti Saparinah, M.S.,
2. Sahid Teguh Widodo, S.S. M. Hum.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa