Penulis Utama : Umi Rosidah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Keterkaitan stres kerja terhadap hasil kerja dan psychologival strain : peran variabel felt challenge sebagai mediator (sebuah studi replikasi sebahagian dan pengujian di RSUI Kustati Surakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F020111-2005
Subyek : MANAJEMEN PERSONALIA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Dinamika lingkungan kerja saat ini, penuh dengan berbagai tantangan, ancaman dan kesempatan-kesempatan baru bagi tiap individu dan organisasi. Para manajer dituntut untuk dapat mengendalikan dan mengantisipasi factor-faktor yang dapat menyebabkan menurunnya kinerja perusahaan. Salah satu caranya adalah mencegah menurunnya hasil kerja dari para karyawan. Stress kerja merupakan salah satu konsep kunci yang memainkan peran penting terhadap perkembangan dari akibat-akibat negatif dan positif bagi individu dalam organisasi.

Permasalahan dalam skripsi ini adalah 1. Apakah challenge-related stress merupakan faktor yang berbeda dengan hindrance-related stress?, 2. Apakah stres kerja berpengaruh terhadap work outcomes tenaga perawat?, 3. Apakah stres kerja berpengaruh terhadap psychological strain tenaga perawat secara positif dan signifikan?, 4. Apakah felt challenge memediasi pengaruh stress terhadap work outcomes?. Sehubungan dengan permasalahan tersebut maka diajukan hipotesis sebagai berikut :

1.         Hipotesis 1 : menyatakan bahwa challenge-related stress dan hindrance-related stress adalah faktor yang berbeda.

2.         Hipotesis 2 : menyatakan bahwa hindrance-related stress akan berpengaruh negatif , sementara challenge-related stress akan berpengaruh positif terhadap loyalitas organisasi

3.         Hipotesis 3 : menyatakan bahwa challenge-related stress akan berpengaruh positif , disaat hindrance-related stress akan berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja.

4.         Hipotesis 4 : menyatakan bahwa challenge-related stress akan berpengaruh negatif , sementara hindrance-related stress akan berpengaruh positif terhadap keinginan untuk pindah atau keluar

5.         Hipotesis 5 : menyatakan bahwa challenge-related stress dan hindrance-related stress akan berpengaruh positif terhadap psychological strain.

6.         Hipotesis 6 : menyatakan bahwa felt challenge memediasi hubungan antara challenge-related stress dan keinginan untuk pindah, loyalitas dan kepuasan kerja

Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis path dengan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi berganda. Kriteria pengujian hipotesis menggunakan toleransi ( ) sebesar 0,05.

Penelitian ini mengambil populasi seluruh perawat RSUI Kustati Surakarta. Dilaksanakan dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Dari 154 kuisioner yang tersebar, diperoleh pengembalian sebanyak 147 kuisioner. Dari hasil uji validitas dan reliabilitas, hanya variabel keinginan untuk pindah yang memiliki nilai reliabilitas 0,3199 dan loyalitas dengan nilai reliabilitas 0,3252. karena nilai reliabilitas kedua variabel ini terlalu kecil (tidak reliabel) maka variabel ini dihilangkan dari pengujian.

            Dari hasil Confirmatory Faktor Analisis dapat dibuktikan bahwa challenge dan hindrance related stress  merupakan dua faktor yang berbeda. Hal ini dapat dilihat dari mengelompoknya masing-masing faktor tersebut (hipotesis 1 didukung).

Dari hasil analisis path dengan menggunakan uji regresi linier dan regresi berganda, diperoleh kesimpulan. Pertama, challenge related stress mempunyai pengaruh negatif dan signifikan dengan kepuasan kerja (t= -0,213, pada tingkat signifikansi sebesar 0,010. Begitu juga hindrance berpengaruh negative dan signifikan (t= -0,308, pada tingkat signifikansi 0,000) sehingga hipotesis ketiga didukung sebagian. Kedua, Challenge dan hindrance related stress sama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological strain. (t= 0,408, pada tingkat signifikansi 0,000 dan t=0,416, pada tingkat signifikansi 0,000), hipotesis kelima didukung. Ketiga, felt challenge (tingkat signifikansi 0,983).tidak mempunyai peran sebagai mediator pada hubungan antara challenge related stress dan kepuasan kerja, hasil penelitian ini tidak mendukung hipotsis keenam. Keempat, hipotesis kedua dan hipotesis keempat tidak dapat diuji karena variabel keinginan untuk pindah dan loyalitas tidak reliabel.

Berdasarkan hasil di atas maka penulis memberi saran. Pertama, Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan proporsional random sampling pada setiap bidang. Kedua, hendaknya kuisioner yang digunakan diperiksa dengan seksama, apakah memang mengukur variabel yang sama dan apakah terjemahannya sudah tepat sehingga mudah dimengerti dan disesuaikan dengan bahasa dari sampel yang kita ambil tanpa mengurangi makna dari isi kuesioner itu sendiri. Ketiga, perlunya dilakukan penelitian lanjutan tentang dua tipe stress kerja ini, dengan sampel yang berdasarkan tingkatan organisasi. Sehingga dapat dibandingkan hasilnya antar tingkatan atau bidang.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Mugi Harsono, SE,MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis