Penulis Utama : Indah Ermawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Hubungan upah dan lingkungan kerja dengan prestasi kerja karyawan kontrak pada rumah Sakit Pertamina Cilacap
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2005
Kolasi : xii., 85 hal.: ilus., lamp., tab.; 4 inci
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM. F 1203037
Subyek : MANAJEMEN PEGAWAI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Masalah yang hendak dicari jawabannya dalam penelitian ini adalah (1) Apakah ada hubungan yang signifikan antara upah dan lingkungan kerja dengan prestasi kerja karyawan kontrak pada Rumah Sakit Pertamina Cilacap (2) Diantara upah dan lingkungan kerja, manakah yang mempunyai hubungan lebih kuat dengan prestasi kerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara upah dan lingkungan kerja dengan prestasi kerja karyawan (2) Untuk mengetahui diantara upah dan lingkungan kerja, mana yang mempunyai hubungan lebih kuat dengan prestasi kerja karyawan. Sehubungan dengan masalah tersebut diajukan hipotesis sebagai berikut (1) Diduga ada hubungan yang signifikan antara upah dan lingkungan kerja dengan prestasi kerja karyawan (2) Diduga upah adalah faktor yang lebih kuat hubungannya dengan prestasi kerja karyawan.

Sejalan dengan masalah tersebut dan hipotesis penelitian maka penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode survey. Dalam penelitian ini yang merupakan Populasi adalah semua karyawan kontrak yang ada di Rumah Sakit Pertamina Cilacap sejumlah 126 orang, kemudian diambil sampelnya dengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 60 orang. Pengukuran tanggapan karyawan dengan menggunakan skala likert. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara membagi kuesioner kepada responden, melakukan observasi dan memperkuat penelitian dengan studi pustaka. Setelah data terkumpul kemudian diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya untuk mengetahui seberapa cermat dan konsisten alat ukur yang digunakan. Kemudian dilakukan analisis deskriptif berupa keterangan yang disusun dalam bentuk tabel frekuensi dan presentase, kemudian analisis kualitatif sebagai gambaran tanggapan karyawan dan analisis kuantitatif yang terdiri dari uji chi-square untuk mengetahui ada tidaknya hubungan upah dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja, dan koefisien kontingensi untuk mengetahui hubungan yang paling dominan diantara upah dan lingkungan kerja.

Hasil analisis deskriptif terhadap karyawan kontrak menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan berusia antara 20 tahun sampai 30 tahun sebanyak 29 karyawan atau 48,3%, memiliki tingkat pendidikan Akademi/Perguruan Tinggi sebanyak 30 karyawan atau 50%, dan bekerja selama lebih dari 4 tahun yaitu sebanyak 30 karyawan atau 50 %. Hasil analisis kualitatif dari penelitian ini adalah bahwa sebagian besar karyawan memiliki penilaian upah yang tinggi yaitu sebanyak 32 karyawan atau 53,3%, penilaian lingkungan kerja yang baik yaitu sebanyak 34 karyawan atau 56,7 %, dan memiliki prestasi kerja yang tinggi yaitu sebanyak 44 karyawan atau 73,4 %. Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas, instrumen penelitian yang digunakan dinyatakan valid dan reliabel. Dari hasil analisis chi-square diketahui bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan antara upah dan prestasi kerja, dan terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja dan prestasi kerja. Dari hasil koefisien kontingensi diketahui bahwa hubungan yang paling dominan adalah antara variabel lingkungan kerja dengan prestasi kerja yang ditunjukkan dengan nilai koefisien kontingensi dan taraf signifikansi yang lebih besar dibandingkan dengan variabel upah dengan prestasi kerja. Sehingga hipotesis yang menyatakan variabel upah adalah faktor yang lebih kuat hubungannya dengan prestasi kerja karyawan kontrak pada Rumah Sakit Pertamina Cilacap belum terbukti kebenarannya.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti dapat memberikan beberapa saran kepada pihak manajemen perusahaan, yaitu (1) untuk mempertahankan lingkungan kerja yang sudah baik dengan menciptakan kondisi yang nyaman dan tidak membosankan, misalnya dengan mengecat ruangan yang warna catnya sudah pudar dengan warna yang bisa membuat karyawan lebih bersemangat dan giat untuk bekerja. (2) variabel upah harus lebih diperhatikan dengan meningkatkan upah karyawan yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan karyawan dan memberikan upah tambahan (bonus) kepada karyawan karena bekerja di atas standar. Selain itu untuk merangsang agar karyawan bekerja lebih giat lagi, di mana karyawan akan menerima bagian keuntungan dari keuntungan perusahaan yang jumlahnya dapat ditentukan melalui perjanjian antara perusahaan dengan karyawan. (3) perlu adanya suatu pencatatan yang didokumentasikan mengenai prestasi kerja masing-masing karyawan sehingga dapat digunakan untuk menentukan pengawasan dan pemberian motivasi yang sesuai dengan kondisi kerja.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Bambang Sarosa
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis