Penulis Utama : Mohammad Fadloli
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Evaluasi produk rusak pada tingkat proses produksi dan pada tingkat produk akhir untuk mengetahui keberhasilan pengawasan kualitas produk pada perusahaan batik Dipera Sukoharjo
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2005
Kolasi : x, 53 hal.:ilus.,tab.,4 inci
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F.0290074
Subyek : MANAJEMEN PRODUKSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Perusahaan Batik Dupara adalah perusahaan perseorangan yang memproduksi busana pantai berupa kain Skraf sebagai produk utamanya. Untuk memproduksi kain Skraf tersebut, perusahaan ini bisa mengerjakannya lewat 3 teknik pengerjaan, yaitu dengan canting, printing dan cap, tergantung permintaan pemesan. Hasil produksi perusahaan ini sebagian besar diekspor ke luar negeri.

Permasalahan dirumuskan sebagai berikut: kualitas produk yang baik adalah faktor yang harus dipenuhi bila perusahaan tak ingin kalah dalam persaingan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengawasan kualitas produk, agar produk yang dihasilkan perusahaan tetap sesuai dengan standard kualitas yang ditetapkan atau bahkan lebih baik. Untuk mengetahui hasil pengawasan kualitas produk tersebut, perlu adanya evaluasi. Permasalahannya adalah apakah pengawasan kualitas produk yang dilakukan perusahaan sudah berhasil, atau belum?

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengawasan kualitas produk yang dilakukan Perusahaan Batik Dupara.

Sejalan dengan permasalahan dan tujuan penelitian tersebut, maka metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara langsung kepada pimpinan perusahaan dan karyawan terkait.

Untuk memecahkan permasalahan yang diajukan, dilakukan pemeriksaan produk rusak pada tingkat proses produksi dan pada tingkat produski akhir. Pada tingkat proses produksi, dipilih proses pencoletan dan printing yang diperiksa, dengan alasan kedua tahap proses produksi inilah yang sering terjadi kerusakan produk. Untuk itu digunakan metode analisis sebagai berikut:

  1. Metode Control Chart, untuk mengetahui penyimpangan standard yang dibatasi oleh batas pengawasan atas (UCL) dan batas pengawasan bawah (LCL).
  2. Metode Acceptance Sampling, untuk menganalisis sampel yang digunakan.
  3. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut:

    1. Pemeriksaan Produk Rusak Pada Tingkat Proses Produksi
      • Pada proses pencoletan diperoleh UCL = 4%, LCL = 0%, tingkat kerusakan tertinggi = 4% dan tingkat kerusakan terendah = 0%.
      • Pada proses printing, diperoleh UCL = 3,5%, LCL = 0%, tingkat kerusakan tertinggi = 2% dan tingkat kerusakan terendah = 0%.

    2. Pemeriksaan Produk Rusak Pada Tingkat Produk Akhir
      • Dengan analisis Control Chart, diperoleh UCL = 8,9%, LCL = 0%, tingkat kerusakan tertinggi = 3% dan tingkat kerusakan terendah = 0%.
      • Dengan analisis Acceptance Sampling, diperoleh Z yang dicari (0,91%) lebih kecil dari nilai Z yang ditetapkan (2%) sehingga populasi diterima

          Dari hasil analisis yang diuraikan di atas, ditarik kesimpulan bahwa tingkat kerusakan produk rusak pada tingkat proses produksi dan pada tingkat produk akhir masih dalam batas-batas toleransi. Dengan demikian pengawasan kualitas produk yang dilakukan Perusahaan Batik Dupara sudah berjalan dengan baik (berhasil).

      File Dokumen :

      A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Trying to get property of non-object

      Filename: page/dok_detail.php

      Line Number: 147

      A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Trying to get property of non-object

      Filename: page/dok_detail.php

      Line Number: 148

      abstrak.pdf
      Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
      File Jurnal : -
      Status : Non Public
      Pembimbing : 1. Drs. Tulus Haryono, M.Ek
      Catatan Umum :
      Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis