F tabel yaitu 59,321>3,78. Hasil uji t statistik menunjukkan bahwa nilai t hitung komitmen affective –2,631, t hitung affective ini memiliki nilai paling besar dibandingkan variabel komitmen continuance dan komitmen normative, sehingga komitmen affective merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap variabel intensi keluar. Berdasarkan koefisien determinasi didapatkan nilai sebesar 0,5130. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas keluar karyawan dipengaruhi oleh komitmen affective, komitmen continuance dan komitmen normative sebesar 51,30%, sedangkan 48,70% lainnya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran yang dapat dikemukakan antara lain dengan komunikasi yang terbuka antara manajer dengan karyawan berkaitan dengan masalah pekerjaan sehinnga karyawan dapat memberikan saran dan pendapatnya untuk membantu menyelesaikan perrmasalahan tersebut, memaksimumkan fungsi bimbingan konseling yang ada untuk membantu masalah yang dihadapi karyawannya. Perusahaan dapat juga memberikan pelatihan khusus, pemberian penghargaan – penghargaan." /> Pengaruh komitmen organisasi terhadap intensi keluar karyawan pada PT Sari Warna Asli Industri IV di Karanganyar F tabel yaitu 59,321>3,78. Hasil uji t statistik menunjukkan bahwa nilai t hitung komitmen affective –2,631, t hitung affective ini memiliki nilai paling besar dibandingkan variabel komitmen continuance dan komitmen normative, sehingga komitmen affective merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap variabel intensi keluar. Berdasarkan koefisien determinasi didapatkan nilai sebesar 0,5130. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas keluar karyawan dipengaruhi oleh komitmen affective, komitmen continuance dan komitmen normative sebesar 51,30%, sedangkan 48,70% lainnya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran yang dapat dikemukakan antara lain dengan komunikasi yang terbuka antara manajer dengan karyawan berkaitan dengan masalah pekerjaan sehinnga karyawan dapat memberikan saran dan pendapatnya untuk membantu menyelesaikan perrmasalahan tersebut, memaksimumkan fungsi bimbingan konseling yang ada untuk membantu masalah yang dihadapi karyawannya. Perusahaan dapat juga memberikan pelatihan khusus, pemberian penghargaan – penghargaan. " />
Penulis Utama : Mulyarti Akyunin
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Pengaruh komitmen organisasi terhadap intensi keluar karyawan pada PT Sari Warna Asli Industri IV di Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2005
Kolasi : xi, 74 hal.: ilus., lamp., tab.; 4 inc
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM. F1203150
Subyek : MANAJEMEN PEGAWAI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh komitmen affective, komitmen continuance dan komitmen normative terhadap intensi keluar karyawan. Hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut : terdapat pengaruh negatif antara komitmen affective, komitmen continuance dan komitmen normative baik secara parsial maupun secara bersama – sama terhadap intensi keluar.

Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Sari Warna Asli Tekstil IV di Karanganyar yang berjumlah 919 orang. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 167 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian diuji validitasnya dengan menggunakan teknik "person’s product moment correlation " dan diuji reliabilitasnya dengan menggunakan teknik "alpha". Berdasarkan hasil pengelolaan data semua instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini valid dan reliabel.

Analisis data penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji F statistik, uji t statistik serta koefisien determinasi. Berdasarkan analisis regresi linier berganda didapat . Hasil uji F statistik menunjukkan nilai F hitung > F tabel yaitu 59,321>3,78. Hasil uji t statistik menunjukkan bahwa nilai t hitung komitmen affective –2,631, t hitung affective ini memiliki nilai paling besar dibandingkan variabel komitmen continuance dan komitmen normative, sehingga komitmen affective merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap variabel intensi keluar. Berdasarkan koefisien determinasi didapatkan nilai sebesar 0,5130. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas keluar karyawan dipengaruhi oleh komitmen affective, komitmen continuance dan komitmen normative sebesar 51,30%, sedangkan 48,70% lainnya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Saran yang dapat dikemukakan antara lain dengan komunikasi yang terbuka antara manajer dengan karyawan berkaitan dengan masalah pekerjaan sehinnga karyawan dapat memberikan saran dan pendapatnya untuk membantu menyelesaikan perrmasalahan tersebut, memaksimumkan fungsi bimbingan konseling yang ada untuk membantu masalah yang dihadapi karyawannya. Perusahaan dapat juga memberikan pelatihan khusus, pemberian penghargaan – penghargaan.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis