Penulis Utama : Bayu Prakosa
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis perbandingan efisiensi ketel uap derbahan bahan bakar batu bara dan ketel uap berbahan bakar minyak MFO untuk memenuhi kebutuhan uap pada proses DPF (Dying, Printing, Finishing) (studi kasus di PT Sekar Bengawan di Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2005
Kolasi : Hal. bervariasi.: ilus., lamp., tab.; 4 inc
Sumber : UNS-Fak. Teknik NIM. I1303032
Subyek : KETEL UAP
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Ketel uap merupakan alat yang berfungsi mengubah dan memindahkan kalor dari proses pembakaran bahan bakar, dimana air diubah menjadi uap melalui media pemanas. Ketel uap yang dioperasikan harus mampu menghasilkan uap dengan tingkat efisiensi berkisar antara 70% - 90%.

PT. Sekar bengawan adalah perusahaan yang bergerak pada industri pertekstilan dengan memproduksi kain grey, dalam pemenuhan uap panasnya untuk mengeringkan kain pada proses DPF (dying, printing, finishing) menggunakan dua buah ketel uap berbahan bakar batubara dan ketel uap berbahan bakar minyak MFO, dimana kedua ketel tersebut mempunyai kapasitas uap yang sama sebesar 10 ton uap/jam. Uap adalah gas yang timbul akibat perubahan fase air (cair) menjadi uap dengan cara pendidihan, dimana proses pendidihan memerlukan energi panas yang diperoleh dari sumber panas salah satunya adalah dari pembakaran bahan bakar batubara dan minyak MFO pada ketel uap, dengan mengetahui besarnya tekanan pada saat pengoperasian ketel uap, maka dapat diketahui efisiensi dan panas pembentukan uap dari masing-masing ketel yang dihasilkan.

Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa besarnya efisiensi ketel uap berbahan bakar batubara mempunyai rentang 81,2% sampai dengan 56,6% sedangkan ketel uap berbahan bakar minyak MFO mempunyai efisiensi sebesar 83,1% sampai dengan 87,2%. Selain itu besarnya biaya operasional pemakaian bahan bakar batubara adalah sebesar Rp 204.196.500/bulan sedangkan pada minyak MFO adalah Rp 786.996.000/bulan, sehinggan besarnya selisih biaya operasional pemakaian bahan bakar adalah Rp 582.799.500/bulan.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik