Penulis Utama : Irmawaty Nurfaidah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis penetapan harga jual produk pada perusahaan roti pelangi
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F3402155
Subyek : MANAJEMEN PRODUKSI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Perusahaan Roti Pelangi merupakan perusahaan yang memproduksi roti dari bahan mentah menjadi produk jadi. Dalam penentuan harga jualnya Perusahaan Roti Pelangi menambahkan seluruh biaya yang terjadi dalam proses pengolahan produk dengan persentase mark up yang diinginkan.

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai cara penentuan harga dan faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhinya. Metodologi yang digunakan adalah dengan wawancara pada pihak yang terkait dan dengan studi pustaka.

Penentuan harga jual merupakan salah satu kebijakan yang penting dalam perusahaan karena dengan penetapan harga jual yang benar akan dapat mempengaruhi volume penjualan dan laba yang di dapat perusahaan. Dalam penentuan harga jual harus mempertimbangkan tujuan yang hendak dicapai dan faktor-faktor yang sulit diramalkan yang mempengaruhi pembentukan harga jual dan jasa. Faktor-faktor tersebut antara lain permintaan konsumen atas suatu produk dan jasa, selera konsumen, jumlah pesaing yang ada di pasaran dan harga jual yang ditentukan oleh pesaing.

Salah satu faktor yang memiliki kepastian relatif tinggi yang berpengaruh dalam penentuan harga jual adalah biaya. Karena biaya memberikan informasi batas bawah suatu harga harus ditentukan. Dalam penelitian ini penulis akan membandingkan harga jual yang ditetapkan perusahaan dengan harga jual yang ditentukan dengan metode cost plus pricing. Di dalam penentuan harga jual cost plus pricing, mark up yang dijadikan dasar penentuan harga jual diperhitungkan dari return atas investasi yang diharapkan dan biaya non produksi yang terjadi.

Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa di dalam menentukan harga jual, perusahaan menentukan laba yang diharapkan sebesar 30% dari aktiva penuh. Harga jual yang dilakukan oleh perusahaan adalah menambahkan biaya produksi dengan laba yang diharapkan sebesar 30% dari harga pokok. Biaya-biaya non produksi yang terjadi dalam perusahaan ditutup dengan laba yang didapatnya dan tidak dijadikan perhitungan dalam penentuan harga jualnya. Sedang menurut teori harga jual ditetapkan dengan menambahkan biaya produksi dengan mark up yang dihasilkan sebesar 44%.

Rekomendasi yang dapat penulis berikan kepada perusahaan, agar didalam menentukan harga jual menggunakan metode cost plus pricing. Biaya non produksi harus diikutsertakan dalam perhitungan harga jual produk, agar pendapatan yang diperoleh dapat lebih maksimal.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Endang Suheri, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis