Penulis Utama : Dian Wida Kiswari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Peran dan kedudukan perempuan dalam kawin kontrak di lingkungan industri kerajinan ukir (Studi kasus masyarakat tahunan kabupaten Jepara tahun 2001-2004
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKSSR - 2005
Kolasi : xiv, 141 hal.: lamp.,tab.
Sumber : UNS-FKSSR NIM F0501020
Subyek : INDUSTRI KERAJINAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena tentang kawin kontrak yang terjadi di Kelurahan Tahunan, Kabupaten Jepara. Dalam penelitian diperlukan suatu perumusan masalah yang bermanfaat untuk menjelaskan maksud dan tujuan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor pendorong terjadinya kawin kontrak yang lebih memfokuskan pada peran dan kedudukan perempuan dalam perkawinan kontrak. Selain itu, penelitian ini juga akan mengungkapkan tentang dampak kawin kontrak terhadap status pernikahan dan status anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi empat tahap yaitu; heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Dalam kajian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologi sosial yaitu untuk mengungkapkan peran dan kedudukan perempuan dalam kawin kontrak yang berhubungan erat dengan kemajuan mebel ukir Jepara. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data kualitatif, yaitu menganalisa data dari hasil wawancara, studi dokumen dan studi pustaka kemudian dianalisa dan diinterpretasikan isinya dengan hubungan sebab akibat dari suatu fenomena sejarah pada waktu tertentu. Penggunaan analisa data diharapkan memeperoleh gambaran yang jelas mengenai penelitian ini, sehingga dapat menghasilkan suatu bentuk penulisan yang mendekati kenyataan sebenarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan mempunyai peran yang besar dalam perkawinan kontrak. Akan tetapi hak- hak yang seharusnya mereka terima, terbatas oleh perjanjian pranikah. Pernikahan yang mereka lakukan dengan laki- laki asing adalah perkawinan kontrak dan mempunyai tujuan bisnis. Perempuan pribumi melakukan kawin kontrak karena desakan ekonomi, sedangkan laki- laki asing bertujuan untuk mendirikan perusahaan mebel. kawin kontrak terjadi di Kelurahan Tahunan karena budaya masyarakatnya yang berorientasi pada materi, sehingga kawin kontrak tidak dianggap hal yang tabu. Kedudukan perempuan pelaku kawin kontrak dalam pandangan masyarakat awam dianggap terhormat memiliki materi dan status sosial yang sejajar dengan kalangan atas atau borjuis. Meskipun status pernikahan mereka dengan orang asing tidak jelas. Kawin kontrak dianggap sebagai hubungan mutualisme karena saling menguntungkan kedua belah pihak. Akan tetapi keuntungan terbesar berada di pihak laki- laki asing.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Supariadi, M.Hum
2. 1. DDra. Sri Wahyuningsih, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa