Penulis Utama : Widy Hargus K.
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Peranan visum et repertum dalam pembuktian tindak pidana menghilangkan nyawa orang dengan racun (studi kasus di Pengadilan Negeri Karanganyar)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2005
Kolasi : ix, 59 hal.: lamp.; 4 inc
Sumber : UNS-Fak. Hukum NIM. E0001253
Subyek : TINDAK PIDANA-KERACUNAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penulisan Hukum ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan alat bukti Visum Et Repertum dalam pembuktian tindak pidana menghilangkan nyawa orang dengan menggunakan racun, serta hambatan-hambatan yang ditemui dalam penerapannya dan juga dalam pembuatannya.

Penelitian hukum ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan apabila dilihat dari tujuan termasuk penelitian hukum Normatif. Lokasi penelitian adalah melalui studi kepustakaan dan di dukung dengan penelitian di Pengadilan Negeri Karanganyar. Jenis data yang digunakan meliputi data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan berupa surat putusan, buku-buku, peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen dan lain sebagainya dan didukung dengan wawancara dengan hakim.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa mengenai peranan Visum Et Repertum dalam pembuktian tindak pidana menghilangkan nyawa dengan racun dalam perkara nomor 29/Pid.B/2000/PN.Kray dengan terdakwa bernama Ny Fransisca Elisabet Susan Gunawati adalah Visum Et Repertum sangat berperan yaitu memberikan petunjuk bagi hakim tentang akibat tindak pidana pada korban, kemudian hakim mencari sebab dari akibat tersebut dengan menggunakan alat bukti lain sehingga hakim memperoleh suatu petunjuk tentang suatu peristiwa. Hambatan dalam penerapan Visum Et Repertum, terbagi menjadi hambatan pada pembuatan dan hambatan dalam penerapan. Hambatan dalam pembuatan antara lain adalah Jauhnya Rumah Sakit dan terbatasnya tenaga Kedokteran Kehakiman yang membuat Visum Et Repertum. Hambatan dalam penerapan adalah, pembuatan Visum Et Repertum terkadang kurang lengkap dan pembuatan Visum Et Repertum tidak dilakukan sesegera mungkin. Implikasi teoritis dari penelitian ini adalah penggunaan Visum Et Repertum harus memperhatikan ketentuan yang ada di dalam KUHAP. Implikasi praktisnya dari penelitian ini adalah Visum Et Repertum merupakan alat bukti yang sangat penting bagi hakim untuk membuktikan tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan racun.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Bambang Santoso, S.H, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum