Penulis Utama : Iwan Nor
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Analisis pengawasan bahan baku siap pakai barang dalam proses dan kualitas produk akhir pada PT.Iskandar Indah printing textile Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak.Ekonomi - 2004
Kolasi : xv, 96 hal.: ilus., lamp., tab.
Sumber : UNS-Fak.EKonomi NIM F.0299062
Subyek : BAHAN MENTAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Kualitas merupakan unsur yang sangat penting bagi perusahaan dalam menghadapi era globalisasi dan persaingan yang semakin tajam. Agar dapat memenuhi dan memenangkan persaingan, kualitas hasil produksi merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Dengan latar belakang tersebut, penulis melakukan penelitian dengan judul, "Analisis Pengawasan Bahan Baku Siap Pakai, Barang Dalam Proses Dan Kualitas Produk Akhir Pada PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta".

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) Apakah pengawasan kualitas produk akhir yang dilakukan telah sesuai dengan batas yang ditentukan ? (2) Apa saja jenis dan penyebab kerusakan produk akhir yang sering terjadi?(3) Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara pengawasan bahan baku siap pakai dan barang dalam proses dengan produk akhir pada perusahaan?

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah pengawasan kualitas produk akhir yang dilakukan telah sesuai dengan batas yang ditentukan perusahaan (2) Untuk mengetahui jenis dan penyebab kerusakan produk akhir yang sering terjadi pada perusahaan (3) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara pengawasan bahan baku siap pakai dan barang dalam proses dengan produk akhir pada perusahaan.

Dari perumumusan masalah tersebut, penulis mengajukan hipotesis bahwa (1) Diduga batas pengawasan kualitas produk akhir masih relevan dengan jumlah kerusakan produk (2) Diduga bahwa kerusakan produk yang paling sering terjadi diakibatkan oleh beberapa faktor produksi yaitu tenaga kerja dan mesin (3) Diduga terdapat hubungan yang signifikan antara pengawasan bahan baku siap pakai dan barang dalam proses dengan kulitas produk akhir yang dihasilkan.

Alat analisis yang digunakan adalah bagan kontrol (control chart), bagan ini digunakan untuk mengetahui apakah kerusakan masih dalam batas pengawasan atau tidak, kemudian Diagram Pareto, diagram ini untuk mengetahui kerusakan apa saja yang paling sering terjadi pada produk yang dihasilkan, kemudian Diagram Sebab Akibat, diagram ini untuk mengetahui penyebab dari kerusakan yang terjadi. Alat analisis Chi Square juga digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara bahan baku siap pakai dan barang dalam proses dengan produk akhir dari perusahaan.

Dari hasil analisis diketahui bahwa pengawasan kualitas yang dilakukan perusahaan telah berjalan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat kerusakan yang masih berada dalam batas pengawasan. Kerusakan yang sering terjadi adalah kain yang dihasilkan ber-anyaman jarang (netting), kain sobek, serta kain ambrol. Hal ini disebabkan karena kurangnya ketelitian tenaga kerja dalam penyetelan mesin yang disebabkan karena faktor kelelahan dan kurang konsentrasi, kemudian kerusakan pada mesin yang disebabkan karena kurang perawatan dan intensitas kerja mesin yang tinggi, kemudian disertai dengan cacatnya bahan baku dari suplier, rusaknya bahan pendukung, serta metode penganjian yang tidak tepat. Dari hasil perhitungan Chi Shquare diperoleh bahwa untuk variabel hubungan Bahan Baku Dalam Proses dengan Produk Akhir mempunyai nilai X = 24,000 dan X = 3,481. Karena nilai X < X maka antara variabel Bahan Baku Siap Pakai dengan Produk Akhir mempunyai hubungan yang signifikan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dengan penggunaan bahan baku yang rendah menghasilkan produk akhir yang rendah, demikian pula dengan sebaliknya. Kemudian untuk variabel hubungan Barang Dalam Proses dengan Produk Akhir mempunyai nilai X = 20,308 dan X = 3,481. Karena nilai X < X maka antara variabel Barang Dalam Proses dengan Produk Akhir mempunyai hubungan yang signifikan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dengan jumlah barang dalam proses yang rendah menghasilkan produk akhir yang rendah, demikian pula dengan sebaliknya.

Pada akhir penulisan, penulis menyarankan agar perusahaan mempertahankan atau meningkatkan pengawasan yang telah dilakukan selama ini dan perlunya evaluasi terhadap masing-masing pengawasan sehingga apabila terjadi penyimpangan akan segera diatasi serta lebih menekankan kepada penyebab kerusakan pada produk akhir (netting, sobek dan ambrol) yaitu perawatan terhadap sensor benang dan sensor palet, membersihkan, menyetel, dan merawat cincin sumbi serta memperhatikan proses penganjian, proses penyambungan benang pada palet dan juga penyetelan ‘sisir’ benang lusi agar terhindar dari kerugian yang diakibatkan oleh kerusakan mesin.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Susanto Tirtoprodjo
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis