Penulis Utama : Dewi Indriyani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Evaluasi Penerapan Nomor 251/KMK.03/2002 (Perubahan KMK Nomor 567/KMK.04/2000 Tentang Nilai Lain Sebagai dasar Pengenaan Pajak) Studi Kasus di KPP Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F3401013-2004
Subyek : PAJAK DAN PERPAJAKAN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tugas Akhir ini berjudul “evaluasi penerapan KMK Nomor 251/KMK.03/2002 (perubahan KMK Nomor 567/KMK.04/2000 tentang nilai lain sebagai dasar pengenaan pajak) studi kasus di KPP Surakarta”, dengan mengangkat permasalahan sebagai berikut.

1. Bagaimana perubahan mekanisme pengenaan PPN atas Pedagang Eceran sesudah Masa Pajak Juni 2002 ?

2. Hambatan apa yang dihadapi dalam pelaksanaan peraturan setelah masa pajak Juni 2002 dari segi Petugas dan Wajib Pajak ( PKP Pedagang Eceran ) ?

3. Apakah terjadi perubahan penerimaan PPN di KPP Surakarta setelah Masa Pajak Juni 2002 (naik/turun) ?

Permasalahan ini diangkat sehubungan dengan adanya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 251/KMK.03/2002 yang mencabut KMK Nomor 567/KMK.04/2000, diganti dengan KMK Nomor 252/KMK.03/2002 dan KMK Nomor 253/KMK.03/2002 tanggal 31 Mei 2002 dan berlaku mulai masa pajak Juni 2002 yang diterapkan terhadap PKP Pedagang eceran.

Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui perubahan mekanisme pengenaan PPN atas PKP Pedagang Eceran tersebut, mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin terjadi dari pelaksanaan peraturan baru tersebut, dan perubahan penerimaan PPN di KPP Surakarta setelah Masa Pajak Juni 2002 mengalami kenaikan/penurunan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi berbagai pihak baik bagi KPP Surakarta, penulis sendiri, penulis lain, dan Fakultas.

Dari data yang penulis peroleh melalui PKL di KPP Surakarta dan hasil kuisioner yang telah diisi oleh responden, diketahui bahwa : perubahan mekanisme pengenaan PPN terjadi dalam hal tata cara pengenaan PPN dan prosedur pelaporan PPN. Faktor penghambat yang teridentifikasi dari pihak petugas antara lain : Pelayanan, administrasi, dan pemahaman Petugas Pajak terhadap perubahan peraturan dalam perpajakan. Sedangkan dari pihak PKP Pedagang Eceran yang semula menggunakan Nilai Lain sebagai DPP antara lain : Pengetahuan Wajib Pajak terhadap perubahan yang terjadi, prosedur pemungutan PPN, proses pembayaran/penyetoran PPN, pelayanan dari Petugas Pajak di KPP Surakarta, pengenaan PPN, administrasi Wajib Pajak, pelatihan terhadap Wajib Pajak PKP Pedagang Eceran, kesadaran Wajib Pajak akan kewajibannya sebagai PKP Pedagang Eceran, tunggakan pajak, dan denda/sanksi administrasi.

Berdasarkan hasil perhitungan penerimaan PPN dengan rumus:

Rata-rata Per Bulan Penerimaan PPN Atas Perdagangan Eceran

= x 100%

Rata-rata Per Bulan Penerimaan PPN

menunjukkan persentase penerimaan PPN atas perdagangan eceran terhadap keseluruhan penerimaan PPN berdasarkan rata-rata per bulan-nya (sebelum mengalami perubahan peraturan) dari tahun 2000 ke 2001 mengalami kenaikan sebesar 3,57% (dari 3,57% menjadi 7,14%). Dan pada tahun 2002 mulai bulan Januari sampai dengan Mei 2002, persentase-nya sebesar 7,31%. Sedangkan persentase bulan selanjutnya, mulai bulan Juni sampai dengan Desember 2002 (setelah mengalami perubahan peraturan) sebesar 6,73%. Hal ini menunjukkan bahwa persentase penerimaan PPN atas perdagangan eceran terhadap keseluruhan penerimaan PPN setelah terjadi perubahan peraturan mengalami penurunan sebesar 0,58%. Begitu juga pada tahun 2003 mengalami penurunan sebesar 2,23% (dari 6.73% menjadi 4,5%).

Rata-rata per bulan dari penerimaan PPN atas perdagangan eceran, dihitung dengan rumus:

Penerimaan PPN Atas Perdagangan Eceran

=

Jumlah Bulan

dan rata-rata per bulan dari keseluruhan penerimaan PPN dihitung dengan rumus:

Penerimaan PPN

=

Jumlah Bulan

Jika dilihat dari rata-rata persentase atas selisih rata-rata per bulan tahun bersangkutan dengan tahun dasar terhadap rata-rata perbulan tahun dasar menunjukkan bahwa sebelum masa pajak Juni 2002 terdapat kenaikan sebesar 89,07% terhadap tahun dasar dan setelah masa pajak juni 2002 terdapat kenaikan sebesar 130,59% terhadap tahun dasar.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Yacop Suparno, M.Si, Ak
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis