Penulis Utama : Dyah Nugrahani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis perbedaan kemampuan menerjemahkan antara dosen pengampu mata kuliah translation yang sudah mengikuti pendidikan formal penerjemahan dengan dosen pengampu mata kuliah translation yang belum mengikuti pendidikan formal penerjemahan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Program Studi Linguistik, Program Pascasarjana UNS - 2005
Kolasi : xxi, 147 hal.: ilus.; 30 cm
Sumber : UNS-Program Pascasarjana NIM. S 1302015-2005
Subyek : BAHASA INGGRIS-TERJEMAHAN
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

DYAH NUGRAHANI. Analisis Perbedaan Kemampuan Menerjemahkan antara Dosen Pengampu Mata Kuliah Translation yang Sudah Mengikuti Pendidikan Formal Penerjemahan dengan Dosen Pengampu Mata Kuliah Translation yang Belum Mengikuti Pendidikan Formal Penerjemahan. Tesis. Surakarta: Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret, 2005

Tesis yang berjudul Analisis Perbedaan Kemampuan Menerjemahkan antara Dosen Pengampu Mata Kuliah Translation yang Sudah Mengikuti Pendidikan Formal Penerjemahan dengan Dosen Pengampu Mata Kuliah Translation yang Belum Mengikuti Pendidikan Formal Penerjemahan ini merupakan laporan penelitian linguistik yang menggunakan kajian analisis teks. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menjelaskan kemampuan menerjemahkan dosen pengampu mata kuliah Translation yang sudah mengikuti pendidikan formal penerjemahan, 2) menjelaskan kemampuan menerjemahkan dosen pengampu mata kuliah Translation yang belum mengikuti pendidikan formal penerjemahan, dan 3) memerikan perbedaan hasil terjemahan dosen-dosen pengampu mata kuliah Translation baik yang sudah mengikuti pendidikan formal penerjemahan maupun yang belum mengikuti pendidikan formal penerjemahan.

Penelitian ini menerapkan metode deskripsi kualitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling purposif yang bersifat internal sampling, yang lebih mementingkan informasi daripada jumlah populasinya. Data-data dalam penelitian ini berupa teks-teks hasil terjemahan yang dihasilkan dosen-dosen pengampu mata kuliah Translation. Di sini peneliti melakukan perbandingan teks hasil terjemahan tersebut kemudian menjelaskan perbedaan hasil terjemahan yang telah dilakukan oleh dosen-dosen baik yang sudah berpendidikan S2 Penerjemahan maupun yang belum.

Analisis data melahirkan tiga temuan sebagai berikut, pertama, kemampuan menerjemahkan para dosen yang sudah berpendidikan S2 Penerjemahan belum bisa dikatakan baik. Ditemukan bahwa ketidakmampuan menghasilkan terjemahan yang baik tersebut dikarenakan tidak didukung dengan latihan dan praktik menerjemahan secara terus-menerus. Kedua, kesalahan yang relatif sedikit pada hasil terjemahan dosen-dosen yang belum berpendidikan S2 Penerjemahan. Kenyataan lain yang ditemukan ialah bahwa selain mengajar mereka juga menjadi penerjemah lepas, sehingga kegiatan menerjemahkan tersebut sangat mendukung untuk meningkatkan kemampuan menerjemahkan mereka. Ketiga, kualitas hasil terjemahan dosen-dosen yang sudah berpendidikan S2 Penerjemahan belum layak dikatakan sabagai hasil terjemahan yang baik. Sementara kualitas hasil terjemahan dosen-dosen yang belum berpendidikan S2 Penerjemahan lebih baik. Dari ketiga hal tersebut di atas bisa diketahui bahwa untuk menghasilkan terjemahan yang baik tidak cukup kalau seseorang hanya menguasai teori-teori penerjemahan saja. Akan tetapi praktik menerjemahkan yang terus menerus akan sangat mendukung seseorang bisa menghasilkan teks terjemahan yang baik.

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Thomas Soemarno, M.Pd.
2. Prof. Dr. Kunardi Hardjopawiro, M.Pd.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana