Penulis Utama : Eko Sasono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Implementasi surat keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 129/Kmk.04/ 2003 tentang pelaksanaan pemberian fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor di Kantor Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe A Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2005
Kolasi : xii, 52 hal.:ilus.;tab.
Sumber : UNS-Fak. Hukum NIM.E1101022
Subyek : PERDAGANGAN INTERNASIONAL-UNDANG-UNDANG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar belakang penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fasilitas kebijakan dari pemerintah yang berupa Kemudahan Impor Tujuan Ekpor (KITE) itu diterapkan dan bagaimana pula pelaksanaan dari pemberian kebijakan tersbeut, sehingga dapat tercipta sistem pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat, yang pada akhirnya bermuara pada kelancaram arus barang ekspor. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai salah satu institusi Pemerintah yang bertugas di bidang kepabeanan dan cukai diharapkan mampu untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh Undang-undang, dalam hal ini Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 129/KMK/04/2003, yang secara garis besarnya dikenal sebagai kebijakan Pemerintah di bidang kemudahan Impor Tujua ekspor (KITE).

Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian hukum sosiologis yaitu penelitian terhadap identifikasi dan efektifitas hukum. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan studi kepustakaan. Data primer yang berupa hasil wawancara dengan kepala staff bagian Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tipe A kantor wilayah Surakarta. Adapun data sekunder berasal dari bahan-bahan kepustakaan. Tehnik analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif.

Hasil penelitian dan pembahasan ini adalah penerapan dari surat keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 129/KMK.04/2003, yaitu berisi tentang ketentuan umum dari fasilitas KITE, termasuk di dalamnya mengenai syarat-syarat dari pembebasan dan pengembalian bea masuk impor/cukai dalam rangka ekspor. Dari realisasi ekspor, terdapat barang sia atau rusak, maka dapat dijual di dalam negeri menurut ketentuan yang berlaku dari Ditjen Bea dan Cukai.

Prosedur pelaksanaan pemberian fasilitas KITE di lapangan ditemukan adanya hambatan/kendala baik dari pengguna jasa kepabeanan (pengusaha/produsen) maupun dari Ditjen Bea dan Cukai, dengan adanya hambatan/kendala tersebut dapat dicari solusinya agar tercipta sinkronisasi dalam hal kepentingan dan tujuan masing-masing pihak.

Kebijakan Pemerintah dengan memberikan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekpor (KITE) dan prosedur pelaksanaannya telah sesuai dengan maksud dan tujuan dari Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 129/KMK.04/2003 sehingga tercipta hubungan yang dinamis antara pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan pihak eksportir/pengusaha dalam melaksanakan hal-hal yang berhubungan dengan kepabeanan, salah satunya yaitu Kemudahan Impor Tujuan Ekpor (KITE).

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Waluyo, SH., MSi.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum